5 Masalah Dalam Manajemen Operasional Ini Yang Wajib Diketahui

0
84779
Halo Jasa Masalah Dalam Manajemen Operasional

Manajemen operasional dalam sebuah perusahaan merupakan kegiatan mengatur beberapa hal diantaranya perencanaan, organisasi, pengorganisasian, koordinasi, pengarahan hingga pengawasan terhadap operasi perusahaan tersebut. Singkatnya, operasi tersebut bertujuan mengubah masuk menjadi keluaran dimana keluaran ini berupa jasa atau barang yang bermanfaat. Dalam perusahaan sendiri ada 3 permasalahan yang harus diatasi agar menghasilkan sesuatu hal yang bermanfaat. 3 Permasalahan ini misalnya saja berkaitan dengan penentuan posisi perusahaan, masalah desain dan ketiga ialah masalah operasional. Berikut adalah penjelasan mengenai sejumlah masalah dalam manajemen operasional di dalam sebuah perusahaan. Sudahkah Anda mengetahui masalah-masalah ini?

  1. Pemilihan Srategi Dalam Produksi

Halo Jasa Masalah Dalam Manajemen Operasional

Sebuah perusahaan tentunya akan menghadapi problem seputar strategi dalam produksi. Permasalahan ini sebenarnya lebih mengacu pada strategi-strategi yang akan dilakukan di dalam sistem produksi. Agar barang atau jasa yang nantinya akan diproduksi dan sesuai dengan kebutuhan konsumen maka biasanya perusahaan akan melalukan sebuah penelitian dan pemasaran. Penelitian ini terbagi menjadi bermacam-macam bentuk salah satunya survei. Dari penelitian-penelitian yang dilakukan nantinya akan ditetapkan macam-macam produk alternatif yang akan diproduksi. Tidak berhenti di sini saja, perusahaan juga harus mengkaji mengenai aspek-aspek lainnya yang berhubungan dengan produk tersebut. Salah satunya yaitu aspek keuangan.

  1. Pemilihan Produk Prioritas

Halo Jasa Masalah Dalam Manajemen Operasional

Permasalahan selanjutnya ialah pemilihan produk. Perusahaan perlu menentukan produk dari beragam alternatif ide. Bila terdapat beberapa produk pilihan maka harus ada produk yang diprioristakan untuk diproduksi terutama dalam jangka panjang. Salah satu tips yang perlu diperhatikan dalam memilih produk yang diprioritaskan ialah aspek target market dan pemasarannya. Target market di sini harus jelas. Apakah target marketnya menguntungkan dalam jangka panjang dan dalam skala besar harus diperhatikan. Di sisi lain, bagaimana pemasarannya juga perlu dirinci secara jelas. Sehingga pada saat produk prioritas sudah dipilih tidak ada lagi kendala yang sulit diatasi. Lebih dari itu, aspek keuangan juga tetap harus diprioristaskan. Mengapa demikian? Hal ini untuk menghindari besar pasak daripada tiang. Sumber dana dan jumlah pengeluaran apabila memilih salah satu produk prioritas harus menjadi perhatian khusus.

  1. Perencanaan Produk Awal

Halo Jasa Masalah Dalam Manajemen Operasional

Selanjutnya ialah perencanaan produk awal. Perencanaan awal ini bisa berupa pembuatan atau pencarian ide desain produk. Di dalam produksi barang, desain awal terlihat lebih jelas bila dibandingkan dengan produk jasa. Pada saat pembuatan desain produk awal tersebut sebaiknya perusahaan lebih mempertimbangkan beberapa hal penting. Beberapa hal penting ini diantaranya yaitu manfaat produk yang hendak dibuat, fungsi pendukung produk jasa atau barang tersebut, bentuk desain, estetika dan seni dalam desain sesuai dengan produk barang yang akan diproduksi. Desain produk awal ini nantinya akan menjadi acuan dan ditindak lanjuti menjadi sebuah produk yangmana mendekati aslinya.

  1. Pembuatan Prototip Untuk Diuji

Halo Jasa Masalah Dalam Manajemen Operasional

Salah satu permasalahan manajemen operasional dalam sebuah perusahaan ialah pembuatan prototip. Prototip ini nantinya akan diuji sebelumnya diproduksi. Sebenarnya pembuatan prototip dilakukan khusus untuk barang yang nantinya akan diproduksi secara masal. Prototip sendiri merupakan produk yang sengaja dibuat untuk percobaan sebelum produk dibuat dalam skala besar. Bila melihat dari fungsinya, fungsi dari prototip adalah untuk menilai kemampuan produk. Apakah produk tersebut sudah sesuai dengan standar yang ditetapkan atau belum dapat dilihat dari prototip tersebut. Biasanya setelah prototip jadi akan dilakukan pengujian untuk mengetahui beberapa aspek yang kurang. Lantas bagaimana dengan produk yang berupa jasa? Sama halnya dengan produk barang, produk jasa pun juga perlu dibuatkan prototipnya. Misalnya saja sistem komputer yang digunakan untuk aplikasi general ledger. Apabila pada percobaan ini prototip belum bisa diimplementasikan maka proses pembuatan prototip bisa diulang hingga menghasilkan prototip yang maksimal.

  1. Implementasi Produk Jadi

Halo Jasa Masalah Dalam Manajemen Operasional

Setelah prototip berhasil dibuat tentu saja produk akan mulai diproduksi dan ditawarkan ke konsumen. Namun, permasalahan manajemen operasional belum selesai sampai di sini saja lho. Produk yang sudah muali diproduksi dan dipasarkan harus dinilai implementasinya. Dengan cara lain, perusahaan harus menilai apakah produk jadi yang sudah dipasarkan tersebut memiliki masa depan yang baik. Penilaian ini dilakukan dengan bermacam-macam cara. Salah satunya yaitu preference matrix. Cara yang satu ini diimplementasikan dengan melakukan penilaian berdasarkan kriteria-kriteria yang dianggap penting. Penilaian kriteria-kriteria ini berupa pemberian skor atau bobot kepentingannya. Apakah produk yang telah dipasarkan memiliki bobot yang pas dalam skala minimal ordinal. Perusahaan juga masih harus mencari rata-rata skornya. Kemudian membandingkan rata-rata skor dengan standar minimal yang sebelumnya sudah ditentukan oleh perusahaan. Apabila nilai produk tersebut di atas standar maka produk bisa dianggap sukses pada saat itu. Bagaimana bila skornya di bawah minimal standar yang ditentukan? Hal tersebut berarti produk harus diperbaiki hingga mencapai sasaran kualitasnya.

Nah, itulah beberapa masalah-masalah yang umumnya ditemui dalam manajemen operasional perusahaan kecil maupun besar. Selain permasalahan di atas, perusahaan masih harus meneliti ulang kualitas produk dari waktu ke waktu. Misalnya dalam periode tertentu perusahaan membuat inovasi desain ataupun variasi agar kualitas produk tetap terjaga. Dari permasalahan-permasalahan di atas jelas bahwa manajemen operasional memiliki peran yang penting bagi sebuah perusahaan. Tanpa manajemen operasional perusahaan akan berjalan pincang. Karena itu, perusahaan membutuhkan jasa agency manajemen operasional yang terpercaya dan bisa diandalkan dalam memajukan perusahaan. Tak hanya itu saja, manajemen operasional yang berjalan dengan baik akan menghasilkan produk barang maupun jasa sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Facebook Comments
love
Senang
13%
haha
Terinspirasi
40%
wow
Netral
27%
sad
Sedih
3%
angry
Marah
14%