4 Jenis Kerusakan Dispenser Yang Harus Anda Ketahui

0
28446
jenis kerusakan dispenser yang harus Anda ketahui

Hidup di jaman modern di mana teknologi sudah berkembang dengan pesat dan maju tentu memberikan banyak kemudahan bagi manusia. Salah satu penemuan yang membantu memudahkan segala urusan Anda adalah dispenser. Dispenser menjadi salah satu alat untuk memudahkan Anda dalam urusan minum. Dengan adanya dispenser Anda tidak perlu pusing lagi jika ingin minum air dingin atau air panas. Dengan adanya dispenser tentu waktu yang Anda miliki bisa Anda gunakan untuk melakukan hal-hal lainnya.  Tidak perlu bingung harus merebus air terlebih dulu atau pun menunggu air panas menjadi dingin. Pasalnya dalam satu wadah dispenser, Anda bisa mendapatkan keduanya. Bahkan seiring berjalannya waktu, dispenser juga mengalami banyak perubahan dengan ditambahkan fitur-fitur canggih. Meskipun memiliki fitur yang canggih, nyatanya dispenser juga tetap memiliki kekurangan seperti barang elektronik pada umumnya. Ada banyak tanda-tanda yang perlu Anda ketahui agar ketika dispenser tidak berfungsi sebagaimana mestinya maka Anda bisa langsung respon dan melakukan perbaikan. Ketika barang elektronik mengalami kerusakan dan dibiarkan begitu saja maka kerusakan akan menumpuk dan membuatnya mati total. Agar Anda tidak bingung ketika terjadi kerusakan. Berikut 4 jenis kerusakan dispenser yang harus Anda ketahui.

  1. Air Dispenser Tidak Panas atau Tidak Dingin

Saat ini dispenser sudah dilengkapi dengan teknologi yang dapat membuat air menjadi panas atau menjadi dingin. Hal ini tentu sangat memudahkan bagi Anda yang memiliki kesibukan sehingga untuk merebus air pun Anda tidak sempat. Hanya saja kerusakan bisa terjadi kapan saja dan pada alat apa saja termasuk dispenser. Jika tombol air panas dan air dingin tidak berfungsi maka sudah pasti terjadi kerusakan pada dispenser. Komponen listrik dalam dispenser mengalami kerusakan, yang mana hal ini bisa saja disebabkan oleh bimetal perana suhu yang putus lalu kabel-kabel rangkaian listrik pemanas yng putus serta tabung pemanas air yang rusak. Ketika kabel-kabel rangakian listrik yang menghubungkan komponen pemanas dengan bimetal rusak maka air yang keluar dari kran panas tidak panas.

Sedangkan pada tombol kran air dingin, jika air yang keluar tidak dingin maka disebabkan oleh thermostat pada disepenser mengalami kerusakan. Ketika hal ini terjadi maka air yang keluar bukan air dingin, sama halnya dengan kerusakan yang terjadi pada tombol air panas, untuk memastikan apa yang terjadi pada disenpenser maka Anda harus melakukan pengecekan pada komponen dispenser. Dengan begitu kerusakan dispenser akan dengan cepat ditangani sebelum terlambat, daripada Anda langsung membuangnya maka melakukan perbaikan terlebih dulu bisa menjadi satu pilihan yang tepat.

  1. Lampu Indikator Tidak Menyala

Lampu indikator yang tidak menyala juga memberikan sinyal bahwa terjadi masalah pada rangkaian listrik di dalam dispenser. Kerusakan dispenser ini disebabkan oleh  rangkaian listrik yang menyambung pada lampu indikator mengalami gangguan sehingga lampu indikator tidak bekerja dan mati. Itu pula yang menyebabkan Anda tidak melihat adanya lampu indikator yang menyala. Untuk memastikan Anda bisa mengecek komponen-komponen elektronik seperti resistor, diaoda dan rangkaian kabel-kabel di dalamnya.

  1. Kebocoran Pada Dispenser

Kebocoran merupakan salah satu kerusakan dispenser yang sering terjadi. Hal ini terjadi dikarenakan beberapa hal seperti kerusakan yang terjadi pada kran air dispenser. Kran air yang rusak disebabkan oleh karet kran yang kaku dan rusak sehingga tidak dapat digunakan lagi dan membuar kran mengalirkan air berupa tetesan setelah digunakan. Tetesan ini akan membuat genangan yang mana harus Anda bersihkan agar dispenser tetap bersih.  Jika tidak dibersihkan maka disepenser akan menjadi sarang kuman yang menyebabkan berbagai macam penyakit, tentu saja hal ini sangat vital. Mengingat dispenser merupakan tempat air minum yang menjadi salah satu kebutuhan tubuh yang tidak bisa dilewatkan begitu saja. Untuk kerusakan yang terjadi pada bagian ini, Anda cukup menggantinya dengan karet kran yang baru. Selain itu galon minum yang bocor juga menjadi penyebab kebocoran pada dispenser, pastikan Anda membeli galon dengna teliti. Hindari galon yang memiliki retak atau rembesan.

Selang atau pipa yang mengalami kerusakan turut mendukung terjadinya kebocoran pada dispenser. Hal ini disebabkan selang atau pipa yang menyambungkan kran dengan tempat penampungan air  mengalami kerusakan. Dan hal ini sering terjadi pada selang tabung panas. Suhu panas yang kuat membuat selang mengalami kebocoran. Jika hal ini terjadi maka Anda cukup mengganti selang air dengan jenis selang baru dan usahakan memilih selang yang bersifat anti panas. Jika Anda mengalami kesulitan untuk memperbaiki kerusakan dispenser maka Anda bisa meminta bantuan pada jasa service yang sudah berpengalaman. Mempercayakannya pada orang yang sudah ahli akan jauh lebih baik karena bisa ditangai dengan tepat, dengan begitu despenser bisa segera digunakan seperti sedia kala.

  1. Dispenser Mati Total

Ketika Anda sudah menyambungkan dispenser pada colokan listrik tetapi tetap tidak menyala maka hal disepenser mati total. Dispenser yang sudah mati total mengalami kerusakan parah. Hal ini bisa terjadi karena disebabkan oleh kebal-kabel yang ada di dalamnya  putus. Atau juga bisa terjadi kerusakan pada saklar. Pastikan Anda memeriksa saklar, jika memang saklar tetap bisa berfungsi secara baik dan disepenser tetap tidak bisa menyala maka dispenser memang mengalami kerusakan parah. Dipenser yang sudah mati total hanya bisa digunakan untuk air minum biasa, tidak bisa digunakan untuk air panas atau air dingin.

Baca juga: Tips Merawat Dispenser

Facebook Comments
love
Senang
57%
haha
Terinspirasi
14%
wow
Netral
14%
sad
Sedih
0%
angry
Marah
28%