7 Kecerobohan yang Bisa Merusak Baterai Smartphone

0
9935
kecerobohan yang bisa merusak baterai smartphone

Kecerobohan Yang Bisa Merusak Baterai Smartphone – Semakin majunya zaman membuat segala hal menjadi mudah karena memang Anda bisa mengakses segala informasi dari gadget. Sayangnya tidak semua orang bisa bisa mengikuti perkembangan jaman ini meskipun sebagian besar orang sudah memiliki barang-barang canggih seperti smartphone. Sebagai user sudah seharusnya Anda mengetahui perkembangan teknologi agar tidak tertinggal. Mengupdate pengetahuan tentang teknologi juga perlu dilakukan meskipun dengan adanya smartphone yang sangat membantu. Hal paling sederhana yang sering orang lupakan adalah menjaga baterai smartphone dalam keadaan sehat. Tentu sudah bukan cerita baru lagi ketika seseorang atau bahkan Anda membeli smartphone baru berusia lima atau enam bulan tetapi baterai sudah rusak. Rusaknya baterai smartphone tergantung dari cara pemakain yang ceroboh.

Jika jaman dulu Anda memakai hp jadul dengan kondisi baterai yang awet bahkan seminggu baru habis maka akan sangat berbeda sekali dengan smartphone. Meninggalkan handphone dalam keaadan baterai habis tanpa sisa mungkin hal yang lumrah untuk hp jadul, sayangnya orang-orang juga melakukan hal yang sama untuk smartphone mereka. Jika Anda turut melakukan hal ini maka selamat Anda sudah membuat baterai smartphone tidak panjang umur. Agar tidak lagi melakukan kesalahan yang sama, ada 7 kecerobohan yang bisa merusak baterai smartphone yang harus Anda pahami.

  1. Charger KW

Charger non original atau charger kw memang menjadi salah satu pilihan ketika charger yang Anda miliki rusak, selain harga yang murah charger non original juga mudah untuk didapatkan. Meskipun handphone terlihat baik-baik saja ketika dicharge dengan charger kw, tetapi Anda perlu memahami bahwa tidak semua charger memiliki standar keamanan penggunaan yang memenuhi. Banyak pabrik yang masih kurang bertanggung jawab dalam menciptakan charger tanpa memenuhi standal keselamatan bahkan sering juga ditemui charger yang dipasarkan tanpa serangkaian uji tes terlebih dulu.

Efek yang disebabkan charger kw ini akan membuat ponsel meledak akibat muatan arus yang berlebihan.Tetapi jika Anda terpaksa membeli charger kw maka Anda bisa memilih charger dengan daya output yang sama seperti charger original Anda.

  1. Hindari Alat Eleketronik yang Memiliki Medan Magnet Saat Mengisi Baterai

Hal ini pasti sering Anda lakukan baik sadar atau pun tidak menyadarinya. Mengisi baterai ponsel di dekat barang-barang elektronik yang mengandung medan magnet bukanlah hal yang baik karena medan magnet yang tinggi dapat merusak komponen handphone, serta mengeluarkan panas dalam waktu yang lama. Medan magnet yang tinggi bisa merusak komponen handphone dan yang paling sering menjadi korban adalah layarnya. Sebaiknya Anda menghindari meletakkan handphone disekitar laptop, speaker aktif atau televisi saat mencharge handphone.

  1. Mengisi Baterai Sambil Telepon

Sudah bukan hal yang asing lagi bahwa sebagian besar masyarakat Indonesia melakukan hal satu ini. Mengisi baterai smartphone sambil melakukan panggilan memang terlihat baik-baik saja. Tetapi Anda perlu memahami bahwa hal satu ini sangat tidak baik untuk kesehatan karena paparan radiasi yang dihasilkan lebih tinggi. Tidak hanya itu, baterai juga akan terasa panas dan bisa merusak baterai itu sendiri dan juga membuat waktu pengisian lebih lama. Belum lagi jika baterai meledak maka Akan sangat berbahaya bagi keselamatan Anda.

  1. Membiarkan Ponsel Mati Total

Entah karena kesibukan yang terlalu padat atau karena lupa, membiarkan ponsel mati total seolah menjadi hal yang biasa saja. Padahal hal satu ini merupakan tindakan cerobah yang tidak boleh dilakukan terus menerus. Membiarkan handphone sampai mati total akan membuat ion lithium dalam baterai menguap dan cepat rusak. Anda bisa mengisi baterai sebelum habis, smartphone dan hp jadul memiliki komponen yang berbeda. Jika dulu Hp jadul Anda bisa saja Anda biarkan sampai benar-benar mati baru mengisinya, untuk smartphone kebiasaan ini tidak berlaku.

  1. Tidak Perlu Menunggu 100 %

Hal satu ini memang sering Anda lupakan, untuk baterai smartphone Anda tidak perlu mengisi hingga penuh 100 %, bahkan sebelum mencapai 100 % disarankan untuk mencabut charger bahkan para ahli juga menyarankan untuk membiarkan baterai terisi hanya dalam rentang 20 hingga 80 persen saja yang mana pada rentang ini ponsel memiliki performa yang baik.

  1. Terlalu Sering Memakai Power bank

Power bank memang menjadi salah satu penolong ketika Anda kehabisan baterai dan tidak menemukan colokan listrik. Hampir setiap orang memiliki power bank di dalam tasnya sebagai baterai cadangan. Tetapi memakai power bank yang terlalu sering juga tidak baik. Perbedaan tegangan pada charger dan power bank akan membuat baterai melembung dan juga cepat rusak. Bahkan dalam beberapa kasus juga mengarah pada kerusakan kartu SIM. Meskipun praktis ternyata efek yang ditimbulkan power bank juga patut diperhitungkan. Untuk itu Anda bisa memakai power bank sesekali saja ketika benar-benar membutuhkannya.

  1. Tidak Melepas Pelindung Hp Saat Pengisian Baterai

Saat ini casing atau pelindung handphone memang memiliki bentu dan motif yang lucu dan juga cantik. Tentu saja hal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi Anda. Selain itu casing juga berperan dalam menjaga ponsel agar tetap aman ketika terjatuh atau terinjak. Hanya kebiasaan mengisi baterai tanpa melepaskan pelindungnya sebaiknya dihindari. Suhu baterai akan meningkat dan membuat ponsel cepat panas, yang mana hal ini akan merusak komponen. Untuk itu Anda bisa membuka pelindung terlebih dulu baru memasangnya lagi ketika selesai mengisi baterai smartphone.

Facebook Comments
love
Senang
23%
haha
Terinspirasi
56%
wow
Netral
17%
sad
Sedih
2%
angry
Marah
2%