Mau Kerokan? Ketahui Tata Cara dan Alat yang Tepat

0
193
Kerokan Badan

Sobat berjasa pernah kerokan badan? Teknik pijat yang satu ini memang dikenal bermanfaat untuk mengurangi rasa pegal pegal. Secara pengaplikasian pun sebenar nya cukup mudah, hanya dengan mengerok bagian permukaan kulit menggunakan benda tumpul. Tapi sebenar nya bagaimana sih cara kerokan yang benar? Lalu peralatan apa saja sih yang harus di siapkan sebelum memulai kerokan?

Kerokan badan merupakan salah satu tradisi lama di Indonesia. Fungsi nya untuk membuat aliran darah dalam tubuh menjadi lebih lancar. Salah satu penyakit yang cocok di redakan dengan kerokan adalah masuk angin dan juga sakit kepala. Nah, buat sobat berjasa yang belum pernah, atau akan mencoba kerokan untuk pertama kali, berikut adalah yang harus di siapkan.

Peralatan Sebelum Memulai Kerokan

Sebelum di mulai, tentu ada peralatan yang harus kamu siapkan. Teknik pijat kerokan ini tak membutuhkan peralatan yang terlalu banyak. Kamu hanya perlu menyiapkan alat kerokan, minyak zaitun, serta alas kain sebagai tempat berbaring. Namun, jika kamu berfikir bahwa alat kerokan yang digunakan adalah koin, maka kamu harus buang ide tersebut. Sangat tidak di sarankan untuk melakukan kerokan menggunakan koin. Pasal nya, koin bisa saja sudah berpindah tangan ke banyak orang, dan kita tak tahu penyakit apa yang mungkin sudah hinggap pada koin tersebut.

Sebagai alternatif, berikut adalah alat kerokan yang bisa kamu gunakan untuk pijat kamu.

Alat Kerokan Stainless dengan Gagang

Modern ini, alat kerokan yang menyerupai koin sudah banyak tersedia. Salah satu nya adalah alat kerokan stainless bergagang. Alat ini memiliki fungsi yang sama, namun dengan gagang sehingga lebih mudah digenggam. Selain itu, bagian permukaan stainless yang tumpul memudahkan kita untuk membersihkan nya, berbeda dengan koin.

Sabuse

Alat kerokan yang satu ini juga hampir serupa dengan stainless bergagang. Namun yang membedakan, Sabuse memiliki ujung bagian kerokan yang berbentuk seperti cincin dan bolong di tengah. Selain itu, juga terdapat gagang sehingga terapis bisa lebih mudah melakukan manuver kerokan.

Alat Kerokan Elektrik

Elektrik? Ya, kamu tak salah baca. Semakin modern nya teknologi membuat alat kerokan pun kini sudah tersedia dalam bentuk elektronik. Sehingga tidak diperlukan tenaga lebih bagi terapis ketika melakukan kerokan. Namun karena alat ini bersifat elektrik dan membutuhkan listrik/baterai dalam penggunaan nya, pastikan kamu menggunakan nya jauh dari jangkauan air/minyak yang terlalu berlebih ya, agar tak terjadi malfungsi dan korsleting.

Jasa Reflexology Massage

Nah, setelah memilih jenis alat kerokan yang akan kamu gunakan, yuk kita masuk ke tahapan dan step dalam melakukan kerokan yang tepat:

Tahapan Melakukan Kerokan

1.    Lakukan Gerakan Kerokan Satu Arah

Dalam melakukan kerokan, tentu tujuan nya adalah mengeluarkan angin berlebih dalam tubuh dan membuat aliran darah dalam tubuh lebih lancar. Pastikan kamu melakukan kerokan dengan satu arah, jangan berulang naik turun pada satu titik. Gerakkan satu arah dan berulang.

2.    Hindari Bagian Tulang

Pada praktik nya, kerokan di lakukan pada bagian tubuh yang sedang nyeri, jika sakit kepala, maka gerakan kerokan dilakukan pada bagian belakang leher. Jika masuk angin, maka gerakan kerokan di sekitar belakang punggung & sendi. Hindari kerokan pada bagian dekat tulang, apalagi bagian tulang punggung. Hindari bagian tersebut karena akan membahayakan kesehatan.

3.    Gunakan Minyak Angin Setelah Selesai

Untuk efek yang maksimal, balurkan minyak angin pada area sekitar kerokan. Selain akan menimbulkan rasa hangat. Juga akan memberikan rasa nyaman dan tenang bagi orang yang di pijat.

4.    Jangan Mandi Setelah Kerokan

Ketika kerokan, bagian yang di kerok akan terasa sedikit nyeri ketika disentuh. Biarkan dan diamkan bagian tersebut. Usahakan kamu tak mandi segera setelah selesai, karena air akan membuat bekas kerokan terasa nyeri dan bisa membengkak. Selain itu, minyak zaitun dan minyak angin yang dibalurkan pada tubuh setelah kerokan juga akan hilang ketika kamu mandi. Mandi lah 6 jam atau ke esokan hari nya untuk memastikan bekas kerokan sudah mengering dan bekas minyak pun sudah meresap kedalam tubuh.

5.    Jangan Kerokan Terlalu Sering

Kerokan tak boleh dilakukan terlalu sering. Satu bulan sekali adalah waktu yang tepat. Ini karena setelah kerokan, bagian tubuh akan memerah, itu adalah indikasi pecah nya pembuluh darah dan pori-pori yang terbuka karena aktivitas kerokan. Biarkan bekas kerokan hilang sempurna, dan jika kerokan tak menyelesaikan rasa nyeri, kamu bisa berobat ke dokter.

Kerokan Badan 1

Tak sulit bukan untuk melakukan kerokan? Selama kamu mengikuti cara-cara yang tepat, kerokan bisa bermanfaat lho untuk kamu. Aktivitas kerokan badan ini tak boleh dilakukan setiap hari ya, karena bisa merusak kulit. Selain itu, kalau kamu tak sempat atau tak ada partner untuk melakukan kerokan. Kamu bisa pesan jasa reflexology massage dari halo massage dan pesan paket full body massage + kerokan untuk buat tubuh kamu bugar kembali.

Facebook Comments
love
Senang
50%
haha
Terinspirasi
50%
wow
Netral
0%
sad
Sedih
0%
angry
Marah
0%