Jenis-jenis Rangka Atap untuk Rumah Anda

2
6203
Jenis-jenis Rangka Atap untuk Rumah

Jenis-jenis Rangka Atap untuk Rumah – Atap adalah sebuah faktor krusial untuk rumah Anda. Fungsinya adalah melindungi Anda dan barang-barang Anda dari panas matahari maupun hujan deras. Agar atap bisa terpasang di sebuah bangunan, sebelumnya dipasang terlebih dulu kerangka atap. Kerangka atap rumah mempunyai fungsi lain berupa penguat atau penahan beban, dan juga untuk struktur dalam menempatkan atap.

Pada jaman dulu, hampir semua rumah menggunakan rangka atap dari kayu. Namun dengan makin majunya perkembangan teknologi, rangka atap mulai menggunakan material lain. Artikel berikut ini dapat menjadi pertimbangan Anda dalam memilih rangka atap jenis apa yang paling baik Anda gunakan. Apa saja?

Kerangka Atap Rumah Kayu

Bentuk paling mayoritas dan lazim. Mudah dibentuk dan customizable merupakan alasan utama kayu dipilih. Namun pada masa seperti sekarang, material kayu berkualitas makin sulit dicari, dan berimbas pada harganya yang terus naik. Kayu memang masih dapat diandalkan sebagai rangka atap. Namun kayu butuh perlakuan khusus agar terlindung dari kelembaban, jamur, serangga, dan kelapukan. Seluruh resiko ini dapat menyebabkan rangka atap patah dan rusak. Dari segi bentuk, material kayu dapat menghasilkan bentuk yang bermacam-macam. Meski demikian, bentuk atap miring atau segitiga adalah bentuk yang paling sering dipakai.

Kerangka Atap Beton Bertulang

Kerangka atap kayu memang bagus, namun dapat jadi lapuk dan rusak. Hal tersebut tidak terjadi pada kerangka atap beton bertulang. Kerangka jenis ini dapat dibentuk jadi bermacam-macam bentuk. Anda bisa membuatnya miring, datar, dan bisa juga dibentuk kubah. Material yang digunakan untuk membuat kerangka atap beton adalah semen, batuan split, pasir, yang kemudian dituang dalam cetakan dengan tulang baja. Selain itu ia kuat.

Kekurangan kerangka atap jenis ini adalah sangat berat, sehingga butuh struktur bangunan dan pondasi yang memadai untuk menahannya. Selain itu, pengerjaannya rumit dan kurang praktis. Butuh banyak waktu untuk membuat cetakan, memasangkannya dengan kerangka baja, dan menunggu betonnya kering.

Kerangka Atap Baja Ringan

Jika berat menjadi alasan Anda untuk tidak memilih kerangka atap beton, Anda bisa menggunakan kerangka atap baja ringan.

Rangka ini dibuat dari campuran baja, aluminium, dan zinc, yang dicetak dalam bentuk-bentuk tertentu. Hasilnya adalah rangka yang ringan dan tipis.

Karena ringan, maka struktur dan pondasi jadi tidak banyak terganggu. Selain itu penyusutan dan pemuaian karena cuaca juga minim terjadi, dan juga rangka ini tahan api. Sehingga, apabila bangunan terbakar, kerangka dan atap tidak banyak terganggu. Memiliki lapisan fire resistant yang membuat material baja ringan memiliki kemampuan untuk menahan api agar tidak menyebar jika terjadi kebakaran. Dengan ketahanan terhadap cuaca dan kelembaban dan aman dari gangguan rayap atau serangga, membuat biaya perawatan menjadi lebih murah.

Meski demikian, jangan ragukan kekuatannya. Dan juga pemasangannya yang cukup memotong dan merangkai susuan rangka tersebut dengan baut dan skrup, sehingga lebih praktis dibandingkan rangka-rangka lain. Dari segi bentuk rangka, kerangka atap baja mirip dengan kerangka atap kayu. Namun kerangka atap baja minim estetika, sehingga jika dibangun tanpa ditutup plafon akan menciptakan kesan kurang menaik.

Selain itu rangka atap baja belum sepopuler material rangka atap lainnya. Baik perencanaan, perhitungan, dan desain konstruksi hingga pemasangannya tidak daat dilakukan sembarang orang. Hal ini membuat biaya perencanaan dan pemasangan jadi membengkak. Maka, jika ingin menggunakan rangka atap baja untuk rumah Anda, memepekerjakan jasa instalasi rumah bisa jadi solusi terbaik.

Dan juga, rangka atap baja ringan sudah memiliki profil dengan bentuk yang sudah paten. Sehingga sulit jika Anda ingin memiliki bentuk bangunan yang unik. Bukan berarti mustahil jika Anda ingin memperolah hasil yang indah dengan kerangka aluminium. Namun, proses modifikasi dan penyesuaiannya ini akan membutuhkan waktu lebih lama lagi. Akibatnya akan memakan biaya lebih banyak.

Kerangka Atap Baja

Rangka atap baja adalah rangka atap yang cocok untuk bangunan panjang dan lebar seperti pabrik atau gudang penyimpanan. Material ini punya bentangan yang panjang dan kuat, jadi cocok dengan bangunan besar.

Memiliki daya tahan yang kuat dan bisa diandalkan, membuat rangka atap baja sering digunakan pada bangunan-bangunan lebar. Namun jika Anda sebagai pemilik rumah ingin memiliki rumah dengan desain melebar, rangka atap baja juga bisa jadi pilihan.

Meski demikian, ada kemungkinan rangka atap baja Anda menjadi berkarat. Sebagai cara mengantisipasinya, rangka atap baja Anda bisa dilapisi dengan antikarat.

Kerangka Atap Bambu

Kerangka atap bambu sudah banyak digunakan sejak pada jaman dulu, dan sering juga dipadupadankan dengan menggunakan material kayu. Namun saat ini bangunan klasik dengan paduan natural di arsitektur rumah, sehingga rangka atap bambu kini menjadi tren kembali. Terutama untuk pendopo atau joglo dengan atap rumbia, rangka atap bambu dapat memperkuat sentuhan natrual tersebut.

Namun rangka atap bambu punya kelemahan yang sama dengan rangka kayu, yakni rawan rayap, lapuk, dan bambu. Namun saat ini banyak trik untuk membuat rangka bambu menjadi lebih awet, membuat bambu lebih tahan raya, hama, dan tahan lapuk.

Nah, demikian tadi beberapa jenis rangka atap yang bisa digunakan untuk rumah Anda. Untuk memilih rangka atap rumah, sebaiknya tentukan juga dari besaran bangunan Anda, beban genteng yang akan digunakan, serta struktur bangunan tersebut.

love
Senang
24%
haha
Terinspirasi
8%
wow
Netral
2%
sad
Sedih
1%
angry
Marah
62%