Bingung Memasang dan Melepaskan Bearing Pada Mesin Pompa Air? Ikuti 5 Cara Ini!

0
8045
Cara Memasang dan Melepaskan Bearing Pada Mesin Pompa Air

Cara Memasang dan Melepaskan Bearing Pada Mesin Pompa Air – Pompa air merupakan salah satu alat elektronik yang hampir setiap saat Anda gunakan ketika Anda memerlukan air untuk keperluan sehari-hari seperti mencuci baju atau pu memasak dan juga mandi yang menjadi kegiatan wajib Anda. Seiring berjalannya waktu, dalam pemakaian pompa air kan terjadi beberapa keausan pada komponen mesin. Dan salah satunya komponen yang paling sering mengalami kerusakan adalah bearing atau laher. Selain bearing dan laher ada juga yang menyebutnya bantalan. Bearing atau laher merupakan salah satu komponen yang biasa ditemui dalam pompa air. Laher berguna sebagai dudukan as atau shaft untuk mempermudah agar as atau shaft mudah berputar pada tempatnya. Bearing terdapat pada bagian motor listrik. Saat bearing tidak berfungsi dengan baik maka putaran pada as atau shaft (dudukan bearing) akan juga tidak normal dan mengakibatkan kerusakan pada mesin. Ketika bearing mengalami kerusakan maka suara yang terdengar akan menjadi lebih kasar tidak seperti biasanya yang terdengar lebih halus, suara kasar ini akan semakin terasa saat kecepatan tinggi. Saat pertama kali Anda menyalakannya maka pompa air seolah mengalami kesulitan untuk berputar karena seret. Lalu ketika Anda memutar motor pompa air secara manual dengan tangan maka motor bisa berputar.

Jika hal ini yang Anda alami maka Anda harus segera mengganti laher pompa untuk menghindari kerusakan yang lebih parah. Ketika motor pada mesin pompa air sulit berputar maka mesin akan menjadi panas dan bisa merusak komponen lain yang mana berakibat pada terbakarnya gulungan. Tidak hanya itu, kerusakan yang terjadi juga bisa membuat bearing macet dan juga bagian dalam bearing pecah. Suara yang kasar dan getaran yang diakibatkan oleh kerusakan pada bearing juga dapat meningkatkan konsumsi listrik yang mana akan mempengaruhi budget pengeluaran Anda. peningkatan temperatur atau suhu pada bagian body motor juga akan terjadi, hal ini dikarenakan motor listrik bekerja lebih keras disebabkan oleh sedikit kemacetan pada bearing. Dan yang paling parah ketika dinamo tidak mau berputar meskipun pompa air mendengung.

Jika Anda masih bingung untuk mendeteksi kerusakan yang terjadi pada bearing maka Anda bisa mencoba cara sederhana yaitu dengan memakai stick yang terbuat pada besi , lalu tempelkan salah satu bagian bearing dan satu lagi pada telinga. Saat bearing berputar, jika terdapat getaran yang keras dan kasar maka itu pertanda bearing suda rusak. Jika bearing sudah rusak maka Anda harus segera menggantinya. Mengganti bearing mungkin sedikit menyulitkan jika Anda belum mengetahui caranya. Untuk itu Anda bisa memanggil jasa service pompa air yang sudah berpengalaman. Jika Anda terlalu lama membiarkan bearing dalam keadaan rusak maka as atau dudukan bearing akan cacat dan ketika sudah rusak maka biaya perbaikan tentu lebih mahal. Tetapi jika Anda ingin mencoba melakaukannya sendiri untuk memasang dan melepaskan bearing pada mesin pompa air, ada 5 cara yang bisa Anda ikuti.

  1. Menyiapkan Treker Bearing

Ketika berada di bengkel Anda tentu pernah melihat montir sedang melepaskan dan memasng bearing dengan cara dipukul-pukul memakai palu besar. Bagi seorang yang sudah ahli hal ini terlihat cukup mudah untuk dilakukan. Tetapi bagi yang belum terbiasa maka akan menimbulkan masalah baru seperti pecah atau hancurnya bearing. Untuk itu Anda bisa mencoba memakai treker bearing. Treker bearing merupakan alat yang digunakan untuk melepaskan bearing.  Treker bearing membantu Anda untuk melepaskan bearing tanpa harus merusaknya seperti memukul dengan palu atau pun benda keras lainnya.

  1. Jenis Treker Bearing

Treker bearing disebut juga alat press melingkar yang berfungsi untuk memasang atau melepaskan bearing.  Ada beberapa jenis treker, yaitu treker dua kaki, treker tiga kaki, treker bearing puller dan treker bearing. Anda bisa memilih jenis treker sesuai dengan kebutuhan, pada dasarnya semua jenis treker ini memiliki fungsi yang sama yaitu untuk membantu melepas dan memasang bearing, yang membedakan hanyalah ukuran dan kaki.  And bisa memilih treker bearing sesuai dengan kebutuhan atau tingkat kenyamanan, baik dari ukuran atau dari cara Anda memegang treker.

  1. Menyiapkan Pengapit Landasan

Setelah memilih jenis bearing yang sesuai maka Anda harus menyiapkan pengapit landasan. Pengapit landasan diperlukan agar treker bisa leluasa menekan bearing sehingga mudah untuk melepaskan komponen. Pengapit landasan membantu Anda agar treker tidak langsung menyentuh tanah, jika Anda tidak memiliki landasan tidak masalah, Anda bisa melewatkannya.

  1. Pilih Posisi Yang Sesuai

Untuk melepas bearing dibutuhkan tenaga yang cukup besar untuk itu Anda harus menentukan posisi yang pas agar nyaman saat memutar treker, posisi yang nyaman memudahkan Anda untuk memakai treker. Setelah mendapatkan posisi yang pas maka Anda bisa memulai untuk memutar baut pengunci sampai longgar.

  1. Putar Searah Jarum Jam

Cara menggunakan treker cukup mudah, Anda hanya perlu memutarnya searah jarum jam. Secara perlahan-lahan maka ujung tuas dan shaft akan bersentuhan. Lalu tekan perlahan sampai komponen ring dan shaft lepas bersamaan. Jika memang bearing masih belum lepas maka Anda dapat mengulangi lagi dengan cara yang sampai bearing terlepas. Pastikan Anda memutar tidak berlawanan dengan arah jarum jam. Dengan memakai cara ini maka bearing akan tetap aman dan terhindar dari kerusakan.

Jika Anda masih mengalami kesulitan maka Anda bisa memanggil jasa perbaikan pompa air terdekat didaerah Anda.

Baca juga: 5 Tips Yang Harus Dilakukan Agar Pompa Air Tahan Lama

love
Senang
35%
haha
Terinspirasi
5%
wow
Netral
0%
sad
Sedih
15%
angry
Marah
45%