Cara Memberikan Motivasi Agar Murid Memperhatikan Pelajaran

0
8332
Cara Memberikan Motivasi Agar Murid Memperhatikan Pelajaran

Cara Memberikan Motivasi Agar Murid Memperhatikan Pelajaran – Sebagai seorang pengajar les privat, Anda akan dihadapkan pada dua kemungkinan: antara menghadapi anak yang rajin dan bersemangat, atau menghadapi anak yang malas dan tidak termotivasi. Jika Anda mendapatkan murid yang pertama, tentu semua akan terasa indah. Namun bagaimana jika Anda menghadapi yang kedua? Apalagi jika ternyata orang tuanya bilang bahwa anak ini memang punya masalah belajar? Untuk menganalisa apakah benar anak ini punya masalah belajar, tentu butuh penyelidikan yang lebih dalam. Mungkin ada masalah di sekolah, atau tidak menyukai pelajarannya.

Untuk sementara, ada beberapa hal yang bisa Anda coba kepada siswa les privat Anda untuk membangkitkan motivasi. Berikut beberapa tips yang bisa Anda coba.

1. Ucapkan “Halo” dan sambutlah dengan senyuman pada siswa Anda saat Anda datang.

Tunjukkan padanya bahwa Anda senang melihatnya, dan siap membimbing dia belajar dan menyelesaikan permasalahan di sekolah.

2. Selama proses belajar, luangkan waktu untuk mendengarkan pemikiran, gagasan, dan pendapat siswa Anda.

Berikan perhatian yang tulus, dan berikan respons untuk menunjukkan bahwa Anda peduli. Namun Anda harus pintar menjaga fokus anak, agar pembicaraannya tetap berada di seputar pelajaran.

3. Gunakan pengalihan

(misalnya, katakan “ayo selesaikan dulu soalnya” dan bukan “berhenti ngelamun” atau “lihat ke sini” dan bukannya “berhenti melihat handphone”). Pengalihan nonverbal, seperti mengetuk kertas atau buku siswa, sebagai pengingat untuk kembali mengerjakan tugas, seringkali cukup efektif juga.

4. Tunjukkan empati kepada siswa Anda

(misalnya, “Kamu keliatannya lesu. Ada apa?”) Dengan memberi empati, Anda memperlihatkan bahwa Anda peduli terhadap perasaan dan keadaannya.

5. Biarkan siswa Anda memiliki kesempatan bergerak selama belajar (selain istirahat).

Jika ia tampak mulai jenuh, ajak ia melakukan peregangan. Berikan ia contoh gerakan peregangan yang mudah. Jika Anda mau, Anda bisa melakukannya sambil bercanda, agar otaknya jadi segar kembali. Alternatif lain adalah mengajaknya belajar tidak di dalam rumah. Mungkin di teras atau di halaman. Anda juga bisa memperbolehkan dia mengambil minum atau ke kamar kecil, itu pun juga termasuk gerakan ringan. Lakukan ini setiap 20-30 menit, agar dia tidak merasa jenuh.

6. Buatlah proses belajar yang memiliki rutinitas.

Memiliki rutinitas belajar dan tetap terpaku pada rutinitas tersebut akan membuat anak tetap terfokus. Ini karena anak sudah bisa menebak apa yang akan dilakukan dan bagaimana prosesnya, sehingga anak yang kurang termotivasi tidak memiliki kecemasan akan apa yang akan terjadi selanjutnya. Bersama dia, rancanglah rutinitas dalam bentuk tulisan atau dalam bentuk gambar.

7. Beri siswa pengingat bahwa mereka akan beralih dari satu aktivitas ke aktivitas berikutnya.

Salah satu alasan mengapa anak jadi bersemangat menjelang istirahat, jam pelajaran berakhir, atau jam pulang, adalah karena mereka aware terhadap transisi. Mereka tahu bahwa sebentar lagi akan ada transisi dari satu aktivitas ke aktivitas lainnya, sehingga perhatian mereka yang turun bisa meningkat.

Hal ini pun dapat Anda coba lakukan. Seperti yang disebutkan tadi, Anda sudah memiliki rutinitas. Nah, apabila satu aktivitas sebentar lagi akan berakhir, katakan padanya. Selain itu ingatkan pula tentang apa aktivitas berikutnya.

Ini membantu anak menjadi lebih aware terhadap adanya transisi, sehingga perhatiannya meningkat lagi. Plus, ini akan menciptakan kesan di otak anak bahwa belajar bersama Anda adalah sekumpulan aktivitas belajar kecil yang ringan, alih-alih sebuah proses belajar yang besar berjam-jam.

8. Periksa secara acak pemahaman siswa.

Apabila Anda mengerjakan soal matematika bersama anak, misalnya. Saat ia sudah selesai mengerjakan satu soal, tanyalah padanya salah satu angka dari proses pengerjaan soal, dari mana ia mendapatkan angka tersebut. Jika Anda sering memeriksa pemahaman anak, anak jadi lebih memperhatikan tiap detail yang Anda ajarkan.

9. Karena masing-masing anak punya gaya belajar yang berbeda, Anda harus menyesuaikan diri pula pada gaya belajar mereka.

Beberapa siswa belajar lebih baik dari mendengar, siswa lain dari melihat, dan siswa lain dari praktik. Ini berarti Anda harus menciptakan pelajaran yang mendorong partisipasi seluruh indra. Mengajarlah dengan menggunakan visual. Buat juga aktivitas yang melibatkan gerakan. Musik dan gerakan juga merupakan cara yang bagus untuk menjaga agar siswa tetap terlibat. Dan, jelaskan juga dengan lisan. Ini artinya setiap aspek kinetik, visual, dan audio semua tercakup dalam pelajaran Anda.

10. Puji siswa saat ia melakukan suatu upaya

Misalnya “Kamu belajar sangat keras dalam tugas matematika ini!” “Kamu hari ini cepat memahami pelajaran! “. Sekali lagi, perlu kami tekanankan pada Anda untuk menggunakan bahasa tubuh yang positif untuk menunjukkan persetujuan Anda (misalnya Tersenyum, memberikan acungan jempol, mengangguk setuju).

11. Berusahalah untuk berkomunikasi dengan orang tua siswa Anda.

Biarkan mereka tahu bagaimana anak mereka di saat Anda dan siswa melaksanakan proses belajar mengajar. Orang tua akan sangat senang mendengar progres baik tentang anak-anak mereka, jadi beritahu orang tua saat anak mereka memahami pelajaran, bersikap baik, menyelesaikan pekerjaan rumah mereka, berpartisipasi, dan / atau membuat kemajuan. Juga terbukalah dengan orang tua bila anak perlu melakukan perbaikan di bagian tertentu. Katakan kepada orang tua apa yang anak mereka perlu lakukan untuk memperbaiki diri.

Nah, demikian tadi beberapa hal yang bisa Anda coba terkait bagaimana meningkatkan perhatian dan motivasi belajar pada siswa les privat Anda. Jika saat ini Anda sudah memiliki atau membuka jasa les privat, Anda bisa menawarkan jasa Anda di internet. Anda bisa memulainya dengan membuat akun profesional di website marketplace jasa.

Di sana, Anda bisa menampilkan jasa les privat Anda secara online dan gratis. Artinya, orang tua yang tertarik kelak akan melihat jasa Anda, informasi tentang Anda, dan biaya yang Anda tawarkan.  Sehingga ketika seseorang kelak mencari di google tentang jasa les privat di kota tempat Anda tinggal, jasa les privat milik Anda berada di salah satunya.

Baca juga: Trik Agar Siswa Lebih Cepat Memahami Pelajaran

Facebook Comments
love
Senang
22%
haha
Terinspirasi
55%
wow
Netral
22%
sad
Sedih
0%
angry
Marah
0%