Perhatikan 6 cara perawatan Mobil Pasca Mudik

0
1993
Perawatan Mobil Pasca Mudik

Perawatan Mobil Pasca Mudik – Memiliki sebuah mobil tentunya Kita berkewajiban pula untuk merawat. Terlebih usai digunakan untuk menempuh jarak jauh seperti halnya untuk mudik ke kampung halaman. Survey terbaru menyebutkan  setidaknya 5 dari 10 kecelakaan ternyata bisa saja di alihkan dengan hanya melakukan hal hal sederhana berupa perawatan dasar pada kendaraan Anda. Selain itu melalui perawatan sederhanapun dapat memperpanjang umur mobil kesayangan Anda berkat terciptanya environment yang sehat serta stabil.

Bukankah akan lebih baik Kita kehilangan sedikit dana untuk menyelamatkan dana yang lebih besar ketika suatu saat kendaraan Kita tiba tiba saja mengalami kerusakan? Perawatan sederhana tersebut dapat Anda mulai dengan perawatan dasar tune-up. Selain biaya perawatan yang leih murah, Anda sebagai pengendara pun akan merasa lebih tenang tanpa perlu takut dihantui kerusakan pada mobil kesayangan Anda.

Artikel kali ini, Kita akan membahas beberapa tips yang dapat Anda gunakan untuk menjaga mesin mobil agar tetap dalam keadaan baik dan siap Anda bawa kemanapun.

1. Oli merupakan sesuatu yang vital bagi mesin Mobil.

Tak hanya motor saja yang menempatkan posisi oli sebagai salah satu bagian yang vital dan harus Anda perhatikan, mobil pun demikian. Jika motor mengharuskan Anda untuk mengganti oli setiap 2.000 km, maka mobil merekomendasikan Anda untuk ganti oli setiap 3.000 hingga 5.000 mil. Jika Anda telat mengganti oli motor, maka dapat dipastikan motor Anda akan mengeluarkan suara suara aneh lantaran mesin bagian dalam mobil Anda kekurangan pelumas.

Jika sudah seperti itu, Anda harus segera mengganti oli mobil Anda. Jika Anda terlalu sering menunda nunda mengganti oli motor, dapat dipastikan mesin mobil anda akan cepat aus dan dapat mengakibatkan turun mesin. Hal yang harus Anda perhatikan pada saat ganti oli mobil adalah pastikan Anda membersihkan filter oli juga. Penggantian oli mobil anda akan sia sia jika Anda masih menggunakan filter oli yang kotor terlebih jika Anda telah melakukan perjalanan jauh seperti halnya mudik atau touring.

Oli didalam sistem mobil memiliki peran mengurangi gesekan secara langsung pada bagian internal mesin. Maka dapat dipastikan bilamana Anda telat saja mengganti oli maka gesekan gesekan internal dalam mesin tersebut akan menyebabkan komponen mesin cepat rusak atau aus. Oleh karenanya keberadaan oli sangat membantu menjaga mesin Anda tetap awet.

Sementara pada dasarnya setiap mobil memerlukan kekentalan oli tertentu. Namun Anda tak perlu khawatir untuk memilih oli dengan tingkat kekentalan yang tinggi. Kekentalan oli akan segera berubah menjadi cair seiring dengan pembakaran didalam mesin ketika mobil dijalankan. Oleh karenanya dalam kurun waktu tertentu kekentalan oli didalam mesin tak akan lagi sesuai dengan kondisi internal mesin.

2. Periksa Keadaan Radiator Mobil.

Bagian terpenting selanjutnya yang harus Anda periksa pasca mudik lebaran menggunakan mobil adalah radiator mesin. Radiator berperan dalam menjaga suhu mesin mobil agar tetap dingin, atau istilahnya mencegah adanya overheating. Pemeriksaan radiator meliputi pemeriksaan kebocoran, pengurasan serta pengantian air di dalam radiator. Pemeriksaan ini berfungsi untuk menjaga performa radiator agar tetap dingin. Idealnya penggantian atau pengurasan air radiator dilakukan untuk setiap jarak 10.000 kilometer.

3. Mengecek starter pada mobil.

Mobil Anda tidak bisa di starter? Bisa jadi hal tersebut disebabkan karena kurangnya suplai bahan bakar / udara yang kurang pada sistem karburator, hal tersebut tentu saja mengindikasikan saringan karburator yang kotor dan perlu Anda bersihkan. Selanjutnya, periksalah saringannya dengan cara mencabut filter dan bersihkan dengan kuas yang halus atau menggunakan sikat gigi.

Hindari penggunaan hairdryer atau sejenisnya karena hal tersebut dapat merusak dinding dinding saringan udara karburator. Jika semuanya sudah Anda lakukan sendiri namun starter masih tidak dapat di gunakan bawa lah mobil Anda ke bengkel bengkel motor terdekat.

4. Periksa timing belt

Timing belt atau v-belt befungsi menghubungkan puli puli untuk berputar sesuai dengan porosnya pada bagian internal mesin. Timing belt ini sangat rawan getas atau retak karena tak pernah diperiksa atau penggunaan jangka panjang. Timing belt yang rusak ditandai dengan timbulnya suara suara mendengung yang cukup bising ketika mobil Kita mulai di jalankan.

Kerusakan timing belt yang berlarut larut dapat menyebabkan timing belt tersebut putus dan jika hal tersebut terjadi maka komponen komponen didalam mesin mobil tidak akan bekerja sebagaimana mestinya. Dilain sisi supply listrik pada akumulator pun akan terganggu lantaran tidak adanya energi kinetik yang dihasilkan.

5.Sesekali Lakukan Penarikan Gas dengan Kuat

Menarik gas secara kuat kuat ketika Anda melajukan kendaraan dapat membuat kerak pada ruang ruang pembakaran semakin berkurang, namun Anda cukup melakukan ini sesekali saja ya.

6. Lakukan Tune Up secara rutin

Langkah selanjutnya adalah lakukanlah tune up secara rutin di bengkel bengkel mobil. Tune up ini berfungsi untuk menjaga mesin mobil tetap awet, hal ini dikarenakan pada proses tune up keadaan komponen yang sifatnya fital dan berhubungan langsung dengan mesin seperti busi, filter bahan bakar serta oli akan diperiksa dengan menyeluruh.

Nah, demikianlah beberapa tips untuk Anda yang mudik dengan menggunakan mobil. Selalu perhatikan hal hal kecil yang bisa saja menjadi penyebab kesalahan yang semakin fatal. Dan untuk Anda yang sedang mencari tenaga tenaga montir yang handal dalam menangani mobil, Anda bisa mengeceknya disini. Tak perlu khawatir, halojasa menyediakan layanan layanan dibidang perbaikan mobil yang kompeten di bidangnya. Selamat mencoba!