{"id":9797,"date":"2024-09-07T10:03:57","date_gmt":"2024-09-07T10:03:57","guid":{"rendered":"https:\/\/halojasa.com\/blog\/?p=9797"},"modified":"2024-09-07T10:04:40","modified_gmt":"2024-09-07T10:04:40","slug":"jenis-alat-bekam-terapi-tradisional-yang-menyehatkan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/halojasa.com\/blog\/blog\/2024\/09\/07\/jenis-alat-bekam-terapi-tradisional-yang-menyehatkan\/","title":{"rendered":"Kenali 4 Jenis Alat Bekam: Terapi Tradisional yang Menyehatkan"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sobat urban, tahukah Anda tentang sebuah bekam <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">(cupping)<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau dalam bahasa Arab dikenal juga dengan kata <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">hijamah, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">merupakan satu metode pengobatan tradisional yang telah dikenal sejak ribuan tahun lalu? Jejak sejarah dari terapi ini telah ada sejak peradaban kuno dengan adanya literatur medis lawas yang memperlihatkan keberadaan <\/span><a href=\"https:\/\/halojasa.com\/blog\/blog\/2024\/09\/07\/jenis-alat-bekam-terapi-tradisional-yang-menyehatkan\/\"><b>alat bekam<\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-9799\" src=\"https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/alat-bekam2.webp\" alt=\"terapi kesehatan\" width=\"696\" height=\"445\" srcset=\"https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/alat-bekam2.webp 696w, https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/alat-bekam2-657x420.webp 657w\" sizes=\"(max-width: 696px) 100vw, 696px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat ini pengobatan alternatif ini menjadi salah satu terapi yang banyak disukai orang. Di samping memberikan efek kesehatan pada tubuh, bekam pun dapat menjaga kesehatan dalam jangka panjang jika dilakukan secara rutin. Ingin mengenal lebih jauh tentang bekam? <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">yuk<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, simak informasi mengenai terapi kuno bekam di bawah ini.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Sejarah Bekam : dari Zaman Kuno hingga Kini<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengutip dari laman kedokteran UMP (2022), dituliskan bahwa bekam menjadi satu warisan pengobatan yang sudah ada sejak Mesir kuno. Keberadaanya dapat dibuktikan dengan ditemukannya kitab kedokteran <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Papyrus Ebers<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang diperkirakan telah ada sejak tahun 1550 &#8211; SM.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam manuskrip tersebut, bekam dijelaskan sebagai salah satu metode untuk mengeluarkan darah kotor dari tubuh manusia. Tak hanya dari negeri Timur saja, bekam pun juga ada di Tiongkok sejak ribuan tahun lalu dan menjadi cabang dari pengobatan tradisional Tiongkok?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu, bagaimana perjalanan bekam sebagai sebuah pengobatan di Indonesia? Di negara kita ini, bekam telah tertulis pada Peraturan Menteri Kesehatan ke 61 (2016) mengenai pelayanan kesehatan tradisional empiris.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terapi bekam di negara kita pun telah dipraktikkan sejak dahulu. Di masa lalu, bekam memanfaatkan tanduk kerbau sebagai alat pengekoppannya. Hingga saat ini bekam telah semakin berevolusi dengan <\/span><b>alat bekam<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> yang semakin modern.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai terapi, ada banyak bukti empiris yang menunjukkan terapi kop ini memiliki manfaat untuk kesehatan. Tak heran, jika berabad-abad lamanya pengobatan tradisional bekam pun masih bertahan dan semakin popular hingga saat ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itu lah sejarah singkat perjalanan bekam yang diakui dalam medis. Bagi sobat urban yang mungkin belum tahu bagaimana cara kerja dari bekam? yuk, simak info selanjutnya di bawah ini!<\/span><\/p>\n<h2><b>Prinsip Kerja Bekam<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam metode terapi ini ada istilah bekam basah atau bekam kering. Bekam kering adalah tindakan tanpa mengeluarkan darah pada tubuh, sedangkan bekam basah memerlukan proses sayatan yang berguna untuk mengeluarkan darah ketika terapi berlangsung.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada dasarnya, bekam basah memerlukan keterampilan dan perhatian yang lebih karena saat tindakan dilakukan, sayatan pun harus halus dan tepat. Selain itu, dalam bekam basah agar tidak menimbulkan resiko yang berbahaya, maka sterilisasi pun wajib diperhatikan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada dasarnya, proses bekam adalah menciptakan tekanan negatif pada tubuh. berikut prinsip kerja bekam:<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">a. Peningkatan sirkulasi darah<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila sobat urban memilih bekam kering, maka cangkir bekam akan dipanaskan lalu diletakkan di atas kulit. Ketika udara di dalam cangkir mendingin, tekanan udara di dalam cangkir pun akan menurun. Bedanya dengan bekam kering, terapi cupping basah ini memerlukan pernyataan. Sayatan akan dilakukan setelah divakum terlebih dahulu.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">b. Pengeluaran toksin<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk bekam basah, meski belum ada bukti ilmiah yang pasti, namun pengeluaran darah saat bekam seringkali dikaitkan dengan pengeluaran darah kotor atau toksin dari tubuh. Meski begitu, proses bekam tersebut mampu meningkatkan aliran darah dalam tubuh seseorang.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">c. Stimulasi sistem saraf<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat tubuh sobat urban di bekam, maka secara tidak langsung sistem saraf tubuh Anda pun akan mendapatkan stimulan. Tekanan negatif pada kulit yang didapat saat bekam akan memberikan rangsangan yang dapat mengurangi nyeri hingga meningkatkan relaksasi.<\/span><b>\u00a0<\/b><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">Manfaat yang Diharapkan Didapat dari Bekam<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penelitian medis saat ini semakin banyak yang memberikan pembuktian bahwa terapi bekam memiliki banyak manfaat. Misalnya, meningkatkan dan memperbaiki daya tahan tubuh hingga mampu meregenerasi sel darah merah dengan lebih baik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut beberapa manfaat baik yang bisa sobat urban dapatkan melalui terapi bekam:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> Meredakan nyeri otot dan sendi<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> Meningkatkan sirkulasi darah<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> Meredakan stres dan meningkatkan relaksasi<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> Menurunkan kadar asam lemak<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> Mengurangi penebalan dinding pembuluh darah<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> Mengurangi radikan bebas pada tubuh<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> Memperbaiki antioksidan dalam tubuh<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-9800\" src=\"https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/alat-bekam3.webp\" alt=\"alat bekam\" width=\"696\" height=\"445\" srcset=\"https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/alat-bekam3.webp 696w, https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/alat-bekam3-657x420.webp 657w\" sizes=\"(max-width: 696px) 100vw, 696px\" \/><\/p>\n<h2><b>Jenis &#8211; Jenis &amp; Alat Bekam<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sobat urban, seiring berjalannya waktu, peralatan yang digunakan untuk bekam pun mengalami perkembangan. Pada awalnya, alat-alat tersebut terbuat dari bahan-bahan sederhana seperti tanduk hewan, labu, atau bambu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Alat-alat tersebut dibentuk menyerupai sebuah cangkir dengan rongga di bagian dalam, guna memberikan ruang udara saat ditempelkan pada bagian tubuh. Saat ini, seiring dengan kemajuan teknologi yang ada, <\/span><b>alat bekam<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> pun semakin modern.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kini alat-alat terapi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">cupping<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> banyak yang dibuat dengan bahan-bahan yang lebih mudah untuk disterilkan dan tentunya, didesain agar mudah digunakan.<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">Ingin tahu lebih lanjut mengenai peralatan terapi kesehatan bekam yang secara umum banyak digunakan saat ini? <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">yuk<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, simak!<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">a. Bekam Kering<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat sobat urban memilih bekam kering, maka umumnya terapi akan menggunakan cangkir dan pompa bekam. Alat utama dari terapi bekam kering adalah cangkir bekam. Biasanya, alat ini dibuat dari bahan kaca atau plastik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Alat cangkir kaca memiliki konduktivitas panas yang lebih baik dibandingkan dengan plastik. Namun, cangkir berbahan kaca memiliki kecenderungan mudah pecah. Sedangkan cangkir berbahan plastik, tentu akan lebih ringan dan fleksibel. Meski pun cenderung lebih awet, cangkir berbahan plastik tidak memiliki daya tahan panas yang kuat dibandingkan dengan kaca.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Baik cangkir kaca atau plastik, keduanya memiliki fungsi yang sama sebagai wadah untuk menciptakan tekanan negatif untuk menarik kulit saat dipompa. Alat dalam metode bekam kering selanjutnya adalah pompa bekam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Alat ini berfungsi untuk memompa udara, untuk menciptakan tekanan negatif pada cangkir bekam. Saat ini pompa bekam ada yang menggunakan metode manual, yakni dengan tenaga tangan untuk memvakum dan pompa elektrik, yang memanfaatkan daya listrik otomatis.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">b. Bekam Basah<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Alat selanjutnya, yang dikenakan dalam bekam basah adalah skalp. Sebuah alat yang terbuat dari bahan stainless steel yang mudah untuk disterilkan ini memiliki peran penting dalam proses bekam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Fungsi dari alat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">cupping<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ini untuk membuat sayatan kecil pada kulit. Biasanya kulit akan disayat dengan ukuran yang kecil, sehingga tidak menyebabkan pendarahan yang berlebihan. Bentuk skalp bisa bervariasi, misalnya yang paling umum memiliki bentuk seperti pisau bedah kecil.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam proses bekam basah, tentu saja terapis perlu mensterilkan seluruh alat terlebih dahulu, sebelum digunakan. Hal tersebut sangat penting dilakukan untuk mencegah bakteri dan timbulnya infeksi saat proses bekam dilakukan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selanjutnya, terapis harus memiliki keahlian untuk menentukan titik yang dapat dibekam, sesuai dengan keluhan yang dimiliki pasien. Oleh karena itu, sobat urban sangat perlu untuk mencari terapis profesional yang dapat diandalkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah memilih titik sayatan, maka terapis dapat membuat sayatan kecil menggunakan skalp, lalu dilanjutkan dengan penempelan cangkir untuk divakum. Nantinya, darah Anda akan keluar melalui sayatan kecil dan ditampung di dalam cangkir bekam.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">c. Bekam Api<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selanjutnya ada metode bekam api yang merupakan satu bekam tradisional yang paling kuno. Bekam ini menggunakan alat pemanasan cangkir dengan yang dipanaskan dengan api secara langsung, sebelum diletakkan di atas kulit.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Fungsi dari panas api akan membuat udara di dalam cangkir mengembang. Lalu, saat cangkir ditempelkan pada kulit, maka udara akan mendingin dan berkontraksi, sehingga akan terjadi vakum dan menarik kulit ke dalam cangkir.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kelebihan dari jenis bekam api, akan memberikan effek terapi tambahan, seperti relaksasi otot dan memberikan sensasi hangat yang menenangkan. Terlepas dari kelebihannya, jenis bekam ini juga memiliki risiko yang cukup serius, jika tidak dilakukan dengan ahlinya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Risiko seperti terjadinya luka bakar, risiko kontaminasi pada alat yang tidak steril, dan sulitnya kontrol vakum tentu akan mengakibatkan kondisi kulit terganggu. Selain itu, saat ini, bekam sudah mulai sulit ditemukan karena tidak lagi menjadi metode yang praktis untuk dipraktikkan, dibandingkan dengan jenis bekam lainnya.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">d. Alat Bekam Elektrik<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jenis terakhir adalah bekam yang menggunakan alat elektrik. Bekam satu ini menjadi inovasi terbaru dalam terapi bekam. Alat terapi elektrik bekam ini dirancang dengan menggabungkan teknologi modern untuk menjangkau metode pengobatan tradisional lebih nyaman dan efektif.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Alat bekam elektrik dilengkapi dengan pompa vakum elektrik yang mampu menghasilkan tekanan negatif dengan kekuatan yang dapat disesuaikan. Dibandingkan dengan metode bekam tradisional, proses bekam dengan menggunakan alat elektrik cenderung lebih cepat dan akurat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa model alat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">cupping<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> elektronik, kini juga dilengkapi dengan fitur pengaturan suhu. Fitur tambahan ini memungkinkan terapis untuk memberikan suhu cangkir bekam sesuai dengan kebutuhan pasien.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan sistem otomatisasi, alat ini memiliki keamanan yang lebih baik dibandingkan dengan bekam tradisional api. Selain itu, alat ini juga menggunakan teknologi akurasi yang baik, sehingga lebih efisien.<\/span><\/p>\n<h2><b>Berapa Harga Alat Bekam?<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila sobat urban bertanya-tanya, apakah peralatan bekam bisa digunakan secara mandiri untuk di rumah? Tentu saja, bisa. Sobat urban bisa membeli alat bekam kering untuk digunakan di rumah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu, berapa harga alat bekam di pasaran? harga alat terapi bekam sangat bervariasi, dipengaruhi dengan beberapa faktor. Berikut beberapa faktor yang dapat memengaruhi harga alat-alat tersebut:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> Jenis alat: Seperti informasi yang telah Anda simak sebelumnya, ada banyak jenis alat-alat yang biasa digunakan dalam prosedur bekam, mulai dari cangkir kaca, plastik, hingga alat elektrik.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> Jumlah cangkir: Semakin banyak jumlah cangkir dalam set peralatan, biasanya harganya akan semakin tinggi.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> Merk dan Kualitas: Jika sobat urban mencari merek peralatan bekam di pasaran, maka akan tersedia banyak. Anda bisa membandingkan alat yang satu dengan yang lainnya. Alat dengan merk yang berkualitas baik akan cenderung memiliki harga yang lebih mahal.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\"> Fitur Tambahan: Beberapa alat terapi bekam memiliki fitur tambahan seperti pemanas cangkir serta timer otomatis. Dengan adanya fitur tambahan ini, tentu akan memengaruhi harga alat.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sobat urban secara umum, harga untuk peralatan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">cupping<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> berkisar antara puluhan ribu, ratusan ribu, hingga jutaan rupiah. Alat yang sederhana dengan beberapa cangkir kaca bisa didapatkan dengan harga yang relatif terjangkau, sedangkan alat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">cupping<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> elektrik dengan fitur lengkap bisa mencapai harga yang jauh lebih tinggi.<\/span><\/p>\n<h2><b>Rekomendasi Terapis Bekam Bersertifikat<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sobat urban, setelah menyimak informasi tentang sejarah, jenis, hingga apa saja <\/span><b>alat bekam <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">yang umum digunakan, apakah Anda segera ingin mencoba terapi kesehatan tersebut? Apabila Anda tertarik dengan terapi bekam, maka sebaiknya Anda harus memastikan mendapatkan layanan dari terapis yang profesional.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengapa harus mendapatkan terapis yang profesional? Tentu saja layanan bekam dari terapis yang handal akan memberi sobat urban manfaat yang diinginkan. Selain itu, keahlian terapis sangat diperlukan, agar proses bekam tidak dilakukan dengan asal-asalan, sehingga dapat menimbulkan masalah baru bagi kesehatan Anda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di mana Anda bisa mendapatkan terapis yang ahli? Tenang, Anda tak perlu lagi khawatir karena di<\/span><a href=\"https:\/\/halojasa.com\/\"> <span style=\"font-weight: 400;\">Halojasa<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> telah menyediakan layanan bekam dengan terapis yang telah mengantongi sertifikat. Terapis Halojasa memiliki bekal keterampilan dan pengetahuan untuk memberikan Anda pengalaman terbaik dalam relaksasi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara bertemu dengan terapis pun tidak akan membingungkan Anda. Hanya dengan menginstal aplikasi Halojasa yang ada di<\/span><a href=\"https:\/\/apps.apple.com\/us\/app\/halojasa\/id1492671277\"> <span style=\"font-weight: 400;\">App Store<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> atau<\/span><a href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=halo.jasa.startup\"> <span style=\"font-weight: 400;\">Playstore<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, Anda bisa menikmati layanan bekam tanpa ribet.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum memesan terapis, pastikan untuk mengintip informasi Halojasa yang terbaru, melalui akun Instagram di<\/span><a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/halojasa_official\/\"> <span style=\"font-weight: 400;\">Halo Jasa<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> atau<\/span><a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/halojasaindonesia\/\"> <span style=\"font-weight: 400;\">Family Home Spa<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. Temukan informasi layanan terbaru, jika beruntung Anda pun bisa menikmati promo terbaik yang ada. Sobat urban juga bisa mengikuti<\/span><a href=\"https:\/\/www.tiktok.com\/@halojasa.com?_t=8lnHrVGrisB&amp;_r=1\"> <span style=\"font-weight: 400;\">TikTok<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">,<\/span><a href=\"https:\/\/twitter.com\/halojasa_id\"> <span style=\"font-weight: 400;\">Twitter<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, atau<\/span><a href=\"https:\/\/www.youtube.com\/channel\/UCTLLGbSZgjAGi1BoAXcUf2Q\/videos\"> <span style=\"font-weight: 400;\">YouTube<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> dari Halojasa. Ingin terapi bekam yang terpercaya? Percayakan dengan terapis Halojasa!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong><em>Referensi:<\/em><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8211; Kedokteran UMP; diakses 7 September 2024, Bekam dan Kedokteran.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sobat urban, tahukah Anda tentang sebuah bekam (cupping) atau dalam bahasa Arab dikenal juga dengan kata hijamah, merupakan satu metode pengobatan tradisional yang telah dikenal sejak ribuan tahun lalu? Jejak sejarah dari terapi ini telah ada sejak peradaban kuno dengan adanya literatur medis lawas yang memperlihatkan keberadaan alat bekam. Saat ini pengobatan alternatif ini menjadi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":28,"featured_media":9798,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[448],"tags":[],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Kenali 4 Jenis Alat Bekam: Terapi Tradisional yang Menyehatkan - Blog<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Ingin merasakan manfaat terapi bekam? kenali tentang terapi bekam, dan jenis, serta alat bekam yang sering digunakan para terapis di sini.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/halojasa.com\/blog\/blog\/2024\/09\/07\/jenis-alat-bekam-terapi-tradisional-yang-menyehatkan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kenali 4 Jenis Alat Bekam: Terapi Tradisional yang Menyehatkan - Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ingin merasakan manfaat terapi bekam? kenali tentang terapi bekam, dan jenis, serta alat bekam yang sering digunakan para terapis di sini.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/halojasa.com\/blog\/blog\/2024\/09\/07\/jenis-alat-bekam-terapi-tradisional-yang-menyehatkan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-09-07T10:03:57+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-09-07T10:04:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/alat-bekam.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"696\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"445\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Jehan El\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Jehan El\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/halojasa.com\/blog\/blog\/2024\/09\/07\/jenis-alat-bekam-terapi-tradisional-yang-menyehatkan\/\",\"url\":\"https:\/\/halojasa.com\/blog\/blog\/2024\/09\/07\/jenis-alat-bekam-terapi-tradisional-yang-menyehatkan\/\",\"name\":\"Kenali 4 Jenis Alat Bekam: Terapi Tradisional yang Menyehatkan - Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/halojasa.com\/blog\/#website\"},\"datePublished\":\"2024-09-07T10:03:57+00:00\",\"dateModified\":\"2024-09-07T10:04:40+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/halojasa.com\/blog\/#\/schema\/person\/ceb0bb72009a36016ada4d028e45e7b2\"},\"description\":\"Ingin merasakan manfaat terapi bekam? kenali tentang terapi bekam, dan jenis, serta alat bekam yang sering digunakan para terapis di sini.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/halojasa.com\/blog\/blog\/2024\/09\/07\/jenis-alat-bekam-terapi-tradisional-yang-menyehatkan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/halojasa.com\/blog\/blog\/2024\/09\/07\/jenis-alat-bekam-terapi-tradisional-yang-menyehatkan\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/halojasa.com\/blog\/blog\/2024\/09\/07\/jenis-alat-bekam-terapi-tradisional-yang-menyehatkan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/halojasa.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kenali 4 Jenis Alat Bekam: Terapi Tradisional yang Menyehatkan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/halojasa.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/halojasa.com\/blog\/\",\"name\":\"Blog\",\"description\":\"Halo Jasa Indonesia\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/halojasa.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/halojasa.com\/blog\/#\/schema\/person\/ceb0bb72009a36016ada4d028e45e7b2\",\"name\":\"Jehan El\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/halojasa.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a405eed32fb7100a456a7797039a7d1?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a405eed32fb7100a456a7797039a7d1?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Jehan El\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/halojasa.com\/blog\/\"],\"url\":\"https:\/\/halojasa.com\/blog\/blog\/author\/jehan\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kenali 4 Jenis Alat Bekam: Terapi Tradisional yang Menyehatkan - Blog","description":"Ingin merasakan manfaat terapi bekam? kenali tentang terapi bekam, dan jenis, serta alat bekam yang sering digunakan para terapis di sini.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/halojasa.com\/blog\/blog\/2024\/09\/07\/jenis-alat-bekam-terapi-tradisional-yang-menyehatkan\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Kenali 4 Jenis Alat Bekam: Terapi Tradisional yang Menyehatkan - Blog","og_description":"Ingin merasakan manfaat terapi bekam? kenali tentang terapi bekam, dan jenis, serta alat bekam yang sering digunakan para terapis di sini.","og_url":"https:\/\/halojasa.com\/blog\/blog\/2024\/09\/07\/jenis-alat-bekam-terapi-tradisional-yang-menyehatkan\/","og_site_name":"Blog","article_published_time":"2024-09-07T10:03:57+00:00","article_modified_time":"2024-09-07T10:04:40+00:00","og_image":[{"width":696,"height":445,"url":"https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/alat-bekam.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Jehan El","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Jehan El","Est. reading time":"8 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/halojasa.com\/blog\/blog\/2024\/09\/07\/jenis-alat-bekam-terapi-tradisional-yang-menyehatkan\/","url":"https:\/\/halojasa.com\/blog\/blog\/2024\/09\/07\/jenis-alat-bekam-terapi-tradisional-yang-menyehatkan\/","name":"Kenali 4 Jenis Alat Bekam: Terapi Tradisional yang Menyehatkan - Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/halojasa.com\/blog\/#website"},"datePublished":"2024-09-07T10:03:57+00:00","dateModified":"2024-09-07T10:04:40+00:00","author":{"@id":"https:\/\/halojasa.com\/blog\/#\/schema\/person\/ceb0bb72009a36016ada4d028e45e7b2"},"description":"Ingin merasakan manfaat terapi bekam? kenali tentang terapi bekam, dan jenis, serta alat bekam yang sering digunakan para terapis di sini.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/halojasa.com\/blog\/blog\/2024\/09\/07\/jenis-alat-bekam-terapi-tradisional-yang-menyehatkan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/halojasa.com\/blog\/blog\/2024\/09\/07\/jenis-alat-bekam-terapi-tradisional-yang-menyehatkan\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/halojasa.com\/blog\/blog\/2024\/09\/07\/jenis-alat-bekam-terapi-tradisional-yang-menyehatkan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/halojasa.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kenali 4 Jenis Alat Bekam: Terapi Tradisional yang Menyehatkan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/halojasa.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/halojasa.com\/blog\/","name":"Blog","description":"Halo Jasa Indonesia","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/halojasa.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/halojasa.com\/blog\/#\/schema\/person\/ceb0bb72009a36016ada4d028e45e7b2","name":"Jehan El","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/halojasa.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a405eed32fb7100a456a7797039a7d1?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a405eed32fb7100a456a7797039a7d1?s=96&d=mm&r=g","caption":"Jehan El"},"sameAs":["https:\/\/halojasa.com\/blog\/"],"url":"https:\/\/halojasa.com\/blog\/blog\/author\/jehan\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9797"}],"collection":[{"href":"https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/28"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9797"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9797\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9803,"href":"https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9797\/revisions\/9803"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9798"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9797"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9797"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9797"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}