{"id":1013,"date":"2018-10-17T05:23:54","date_gmt":"2018-10-17T05:23:54","guid":{"rendered":"https:\/\/halojasa.com\/blog\/?p=1013"},"modified":"2024-03-19T14:14:22","modified_gmt":"2024-03-19T14:14:22","slug":"ini-tips-dasar-fotografi-bawah-air-untuk-semua-jenis-kamera","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/halojasa.com\/blog\/blog\/2018\/10\/17\/ini-tips-dasar-fotografi-bawah-air-untuk-semua-jenis-kamera\/","title":{"rendered":"Ini Tips Dasar Fotografi Bawah Air untuk Semua Jenis Kamera"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Apakah Anda memiliki pengalaman mengambil foto dibawah air? Anda bisa mencoba<span style=\"color: #0000ff;\"> <strong><a style=\"color: #0000ff;\" href=\"https:\/\/halojasa.com\/jasa-fotografi-komersial\">tips dasar fotografi bawah air<\/a><\/strong><\/span> untuk semua jenis kamera. Banyak fotografer pemula yang mengatakan jika hanya profesional saja yang bisa mencoba mengambil foto dengan sangat baik dibawah air. Mengambil foto dibawah air memang tidak mudah karena objek cenderung tidak bisa tegak atau selalu terpengaruh oleh air. Kemudian kondisi air juga bisa membuat hasil foto menjadi tidak cerah dan kurang jelas.<br \/>\nJika semua itu sudah Anda hadapi dan Anda juga merasa putus asa. Maka berhentilah untuk putus asa dan cobalah beberapa tips dibawah ini:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>1. Kurangi arah cahaya dari luar<\/strong><br \/>\nJika Anda mencoba untuk mengambil foto ikan di aquarium atau benda lainnya maka pastikan tidak banyak cahaya yang masuk ke subjek Anda. Gunakan kain atau kertas atau jenis media lain untuk menghalangi cahaya. Trik ini sangat baik untuk menghasilkan air yang berwarna lebih murni, kemudian kontras dari warna objek dan tingkat ketajaman yang lebih akurat. Setelah itu cobalah untuk selalu menggunakan cahaya flash dan lebih baik Anda mengatur untuk cahaya flash sebelum kamera masuk ke dalam air.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-1015 size-full\" src=\"https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/Ini-Tips-Dasar-Fotografi-Bawah-Air-untuk-Semua-Jenis-Kamera.1.jpg\" alt=\"Ini Tips Dasar Fotografi Bawah Air untuk Semua Jenis Kamera.1\" width=\"400\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/Ini-Tips-Dasar-Fotografi-Bawah-Air-untuk-Semua-Jenis-Kamera.1.jpg 400w, https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/Ini-Tips-Dasar-Fotografi-Bawah-Air-untuk-Semua-Jenis-Kamera.1-80x60.jpg 80w, https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/Ini-Tips-Dasar-Fotografi-Bawah-Air-untuk-Semua-Jenis-Kamera.1-160x120.jpg 160w, https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/Ini-Tips-Dasar-Fotografi-Bawah-Air-untuk-Semua-Jenis-Kamera.1-265x198.jpg 265w, https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/Ini-Tips-Dasar-Fotografi-Bawah-Air-untuk-Semua-Jenis-Kamera.1-300x225.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 400px) 100vw, 400px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>2. Mengambil foto dari sisi bawah<\/strong><br \/>\nKemudian langkah kedua adalah Anda harus mencoba untuk mengambil foto dari bawah dengan subjek ke atas. Jika Anda mencoba untuk mengambil foto ikan yang sedang banyak bergerak maka lakukan semua trik itu dari bawah. Ketika Anda mengambil foto dengan posisi dari bawah maka gambar yang dihasilkan akan lebih jelas. Anda juga bisa mendapatkan ketajaman yang lebih baik karena ada blok cahaya yang terpantul dari kamera Anda.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-1016 size-full\" src=\"https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/Ini-Tips-Dasar-Fotografi-Bawah-Air-untuk-Semua-Jenis-Kamera.2.jpg\" alt=\"Ini Tips Dasar Fotografi Bawah Air untuk Semua Jenis Kamera.2\" width=\"400\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/Ini-Tips-Dasar-Fotografi-Bawah-Air-untuk-Semua-Jenis-Kamera.2.jpg 400w, https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/Ini-Tips-Dasar-Fotografi-Bawah-Air-untuk-Semua-Jenis-Kamera.2-80x60.jpg 80w, https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/Ini-Tips-Dasar-Fotografi-Bawah-Air-untuk-Semua-Jenis-Kamera.2-160x120.jpg 160w, https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/Ini-Tips-Dasar-Fotografi-Bawah-Air-untuk-Semua-Jenis-Kamera.2-265x198.jpg 265w, https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/Ini-Tips-Dasar-Fotografi-Bawah-Air-untuk-Semua-Jenis-Kamera.2-300x225.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 400px) 100vw, 400px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>3. Ambil foto saat subjek fokus<\/strong><br \/>\nApakah Anda tahu bagaimana fotografer profesional bisa mengambil foto benda hidup dibawah air dengan penampilan yang sangat baik. Rahasinya adalah bahwa mereka selalu mengambil foto saat mata dari subjek itu melihat ke arah kamera. Ya, ini memang trik yang juga bisa digunakan jika Anda mengambil foto seperti orang atau benda lain yang memiliki mata. Bahkan mainan sekalipun bisa terlihat sangat indah. Mata bisa membuat seolah-olah berbicara sehingga gambar yang diambil terlihat lebih nyata.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-1017 size-full\" src=\"https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/Ini-Tips-Dasar-Fotografi-Bawah-Air-untuk-Semua-Jenis-Kamera.3.jpg\" alt=\"Ini Tips Dasar Fotografi Bawah Air untuk Semua Jenis Kamera.3\" width=\"400\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/Ini-Tips-Dasar-Fotografi-Bawah-Air-untuk-Semua-Jenis-Kamera.3.jpg 400w, https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/Ini-Tips-Dasar-Fotografi-Bawah-Air-untuk-Semua-Jenis-Kamera.3-80x60.jpg 80w, https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/Ini-Tips-Dasar-Fotografi-Bawah-Air-untuk-Semua-Jenis-Kamera.3-160x120.jpg 160w, https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/Ini-Tips-Dasar-Fotografi-Bawah-Air-untuk-Semua-Jenis-Kamera.3-265x198.jpg 265w, https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/Ini-Tips-Dasar-Fotografi-Bawah-Air-untuk-Semua-Jenis-Kamera.3-300x225.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 400px) 100vw, 400px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>4. Gunakan pengatur kecerahan otomatis<\/strong><br \/>\nLalu Anda juga harus mencoba untuk mengatur tingkat kecerahan kamera ke mode otomatis. Beberapa kamera memang tidak menggunakan mode otomatis sehingga Anda juga harus memeriksa sebelum mencobanya. Lampu kilat biasanya akan dinyalakan otomatis untuk membantu kecerahan tapi hasilnya memang masih perlu diatur. Hasil foto dengan kecerahan yang seimbang bisa membuat hasil foto Anda sama sekali tidak akan cacat.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-1019 size-full\" src=\"https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/Ini-Tips-Dasar-Fotografi-Bawah-Air-untuk-Semua-Jenis-Kamera.4.jpg\" alt=\"Ini Tips Dasar Fotografi Bawah Air untuk Semua Jenis Kamera.4\" width=\"400\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/Ini-Tips-Dasar-Fotografi-Bawah-Air-untuk-Semua-Jenis-Kamera.4.jpg 400w, https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/Ini-Tips-Dasar-Fotografi-Bawah-Air-untuk-Semua-Jenis-Kamera.4-80x60.jpg 80w, https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/Ini-Tips-Dasar-Fotografi-Bawah-Air-untuk-Semua-Jenis-Kamera.4-160x120.jpg 160w, https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/Ini-Tips-Dasar-Fotografi-Bawah-Air-untuk-Semua-Jenis-Kamera.4-265x198.jpg 265w, https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/Ini-Tips-Dasar-Fotografi-Bawah-Air-untuk-Semua-Jenis-Kamera.4-300x225.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 400px) 100vw, 400px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>5. Gunakan ISO terendah dan resolusi tertinggi<\/strong><br \/>\nTips lain yang tidak boleh Anda lupakan adalah mencoba untuk selalu menggunakan ISO terendah dan resolusi yang paling tinggi. Kedua jenis trik ini paling sesuai untuk fotografi dibawah air. Jika dilakukan di foto darat maka biasanya hasilnya akan terlalu cerah atau terlihat seperti banyak menggunakan filter. Tapi jika Anda mencobanya dibawah air maka warna subjek baik itu benda atau ikan yang cerah akan terlihat lebih baik. Artinya bahwa semua warna yang didapatkan oleh kamera adalah asli dan bukan olahan. Tehnik ini juga sangat baik untuk mengambil gambar seperti baru coral atau jenis subjek lain dengan warna yang sangat kontras.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-1020 size-full\" src=\"https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/Ini-Tips-Dasar-Fotografi-Bawah-Air-untuk-Semua-Jenis-Kamera.5.jpg\" alt=\"Ini Tips Dasar Fotografi Bawah Air untuk Semua Jenis Kamera.5\" width=\"400\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/Ini-Tips-Dasar-Fotografi-Bawah-Air-untuk-Semua-Jenis-Kamera.5.jpg 400w, https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/Ini-Tips-Dasar-Fotografi-Bawah-Air-untuk-Semua-Jenis-Kamera.5-80x60.jpg 80w, https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/Ini-Tips-Dasar-Fotografi-Bawah-Air-untuk-Semua-Jenis-Kamera.5-160x120.jpg 160w, https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/Ini-Tips-Dasar-Fotografi-Bawah-Air-untuk-Semua-Jenis-Kamera.5-265x198.jpg 265w, https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/Ini-Tips-Dasar-Fotografi-Bawah-Air-untuk-Semua-Jenis-Kamera.5-300x225.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 400px) 100vw, 400px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>6. Pilih mode prioritas<\/strong><br \/>\nJika Anda memiliki kamera baru yang menawarkan mode manual dan aperture maka lihat bagaimana hasilnya. Anda harus mencoba dua mode ini baik untuk pengambilan foto di darat atau di bawah air. Fungsinya adalah untuk membantu Anda menemukan keseimbangan cahaya yang paling sesuai untuk kamera Anda. Beberapa kamera memiliki spesifikasi pencahayaan yang berbeda-beda dan terkadang itu sulit untuk pengguna. Jadi yang paling tepat adalah menemukan bagaimana cara kamera Anda mengatur cahaya dan bandingkan dengan cahaya alami.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-1022 size-full\" src=\"https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/Ini-Tips-Dasar-Fotografi-Bawah-Air-untuk-Semua-Jenis-Kamera.6.jpg\" alt=\"Ini Tips Dasar Fotografi Bawah Air untuk Semua Jenis Kamera.6\" width=\"400\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/Ini-Tips-Dasar-Fotografi-Bawah-Air-untuk-Semua-Jenis-Kamera.6.jpg 400w, https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/Ini-Tips-Dasar-Fotografi-Bawah-Air-untuk-Semua-Jenis-Kamera.6-80x60.jpg 80w, https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/Ini-Tips-Dasar-Fotografi-Bawah-Air-untuk-Semua-Jenis-Kamera.6-160x120.jpg 160w, https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/Ini-Tips-Dasar-Fotografi-Bawah-Air-untuk-Semua-Jenis-Kamera.6-265x198.jpg 265w, https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/Ini-Tips-Dasar-Fotografi-Bawah-Air-untuk-Semua-Jenis-Kamera.6-300x225.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 400px) 100vw, 400px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>7. Periksa kecepatan shutter<\/strong><br \/>\nMungkin Anda sudah mencoba untuk <span style=\"color: #0000ff;\"><strong><a style=\"color: #0000ff;\" href=\"https:\/\/halojasa.com\/jasa-fotografi-komersial\">mengambil foto dibawah air<\/a><\/strong><\/span> namun hasilnya tidak terlalu tajam. Anda tidak bisa menyalahkan kamera atau kemampuan Anda. Hal pertama yang perlu diperiksa adalah kecepatan shutter yang sesuai dengan kamera. Sebaiknya Anda mengatur hingga 1\/30 untuk subjek benda yang diam, 1\/60 untuk jenis subjek yang bergerak sangat lambat dan 1\/125 untuk subjek yang memang banyak bergerak seperti ikan.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-1023 size-full\" src=\"https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/Ini-Tips-Dasar-Fotografi-Bawah-Air-untuk-Semua-Jenis-Kamera.7.jpg\" alt=\"Ini Tips Dasar Fotografi Bawah Air untuk Semua Jenis Kamera.7\" width=\"400\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/Ini-Tips-Dasar-Fotografi-Bawah-Air-untuk-Semua-Jenis-Kamera.7.jpg 400w, https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/Ini-Tips-Dasar-Fotografi-Bawah-Air-untuk-Semua-Jenis-Kamera.7-80x60.jpg 80w, https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/Ini-Tips-Dasar-Fotografi-Bawah-Air-untuk-Semua-Jenis-Kamera.7-160x120.jpg 160w, https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/Ini-Tips-Dasar-Fotografi-Bawah-Air-untuk-Semua-Jenis-Kamera.7-265x198.jpg 265w, https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/Ini-Tips-Dasar-Fotografi-Bawah-Air-untuk-Semua-Jenis-Kamera.7-300x225.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 400px) 100vw, 400px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>8. Atur kamera ke fokus spot<\/strong><br \/>\nBeberapa fotografer yang ingin terlihat mahir mereka mencoba untuk mengambil fokus kamera tanpa bantuan kamera itu sendiri. Tapi saya sarankan Anda tidak mencoba langkah ini karena hasilnya pasti akan sangat buruk. Lebih baik jika Anda mencoba untuk mengatur fokus spot secara otomatis. Ini sangat baik untuk membantu pengambilan foto yang banyak bergerak seperti ikan. Hasil fotonya juga lebih baik karena posisi subjek tetap fokus dan foto menjadi sangat seimbang.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-1025 size-full\" src=\"https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/Ini-Tips-Dasar-Fotografi-Bawah-Air-untuk-Semua-Jenis-Kamera.8.jpg\" alt=\"Ini Tips Dasar Fotografi Bawah Air untuk Semua Jenis Kamera.8\" width=\"400\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/Ini-Tips-Dasar-Fotografi-Bawah-Air-untuk-Semua-Jenis-Kamera.8.jpg 400w, https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/Ini-Tips-Dasar-Fotografi-Bawah-Air-untuk-Semua-Jenis-Kamera.8-80x60.jpg 80w, https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/Ini-Tips-Dasar-Fotografi-Bawah-Air-untuk-Semua-Jenis-Kamera.8-160x120.jpg 160w, https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/Ini-Tips-Dasar-Fotografi-Bawah-Air-untuk-Semua-Jenis-Kamera.8-265x198.jpg 265w, https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/Ini-Tips-Dasar-Fotografi-Bawah-Air-untuk-Semua-Jenis-Kamera.8-300x225.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 400px) 100vw, 400px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>9. Sinar matahari harus dibelakang kamera<\/strong><br \/>\nBanyak orang yang gagal ketika mengambil foto dibawah cahaya matahari. Hasil foto bisa menjadi lebih gelap dan subjek tidak terlihat dengan baik. Ini juga salah satu kendala ketika Anda mengambil foto dibawah air. Karena rata-rata pengambilan gambar dibawah air seperti di laut memang dilakukan pada siang hari. Cahaya matahari memang membantu pencahayaan subjek menjadi lebih jelas. Namun Anda harus mengatus jarak hingga 20 kaki. Dan jangan lupa untuk membelakangi cahaya matahari.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-1026 size-full\" src=\"https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/Ini-Tips-Dasar-Fotografi-Bawah-Air-untuk-Semua-Jenis-Kamera.9.jpg\" alt=\"Ini Tips Dasar Fotografi Bawah Air untuk Semua Jenis Kamera.9\" width=\"400\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/Ini-Tips-Dasar-Fotografi-Bawah-Air-untuk-Semua-Jenis-Kamera.9.jpg 400w, https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/Ini-Tips-Dasar-Fotografi-Bawah-Air-untuk-Semua-Jenis-Kamera.9-80x60.jpg 80w, https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/Ini-Tips-Dasar-Fotografi-Bawah-Air-untuk-Semua-Jenis-Kamera.9-160x120.jpg 160w, https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/Ini-Tips-Dasar-Fotografi-Bawah-Air-untuk-Semua-Jenis-Kamera.9-265x198.jpg 265w, https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/Ini-Tips-Dasar-Fotografi-Bawah-Air-untuk-Semua-Jenis-Kamera.9-300x225.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 400px) 100vw, 400px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Inilah beberapa langkah yang memang sangat tepat dilakukan jika Anda ingin mengambil foto dibawah air. Anda bisa mencoba semua tips kemudian pertimbangkan hasilnya. Jika masih kurang memuaskan maka jangan berhenti untuk menyerah.<br \/>\nMengambil foto dibawah air banyak disukai. Termasuk banyak calon pengantin yang mencoba membuat foto preweeding dibawah air. Tentu saja jika Anda ingin mencobanya maka harus menghubungi fotografer yang profesional. Anda bisa bekerjasama untuk mendapatkan fotografi pre-wedding yang mengesankan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apakah Anda memiliki pengalaman mengambil foto dibawah air? Anda bisa mencoba tips dasar fotografi bawah air untuk semua jenis kamera. Banyak fotografer pemula yang mengatakan jika hanya profesional saja yang bisa mencoba mengambil foto dengan sangat baik dibawah air. Mengambil foto dibawah air memang tidak mudah karena objek cenderung tidak bisa tegak atau selalu terpengaruh [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":1439,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[448],"tags":[],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Ini Tips Dasar Fotografi Bawah Air untuk Semua Jenis Kamera<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Banyak fotografer pemula yang mengatakan jika hanya profesional saja yang bisa mencoba mengambil foto dengan sangat baik dibawah air.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/halojasa.com\/blog\/blog\/2018\/10\/17\/ini-tips-dasar-fotografi-bawah-air-untuk-semua-jenis-kamera\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Ini Tips Dasar Fotografi Bawah Air untuk Semua Jenis Kamera\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Banyak fotografer pemula yang mengatakan jika hanya profesional saja yang bisa mencoba mengambil foto dengan sangat baik dibawah air.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/halojasa.com\/blog\/blog\/2018\/10\/17\/ini-tips-dasar-fotografi-bawah-air-untuk-semua-jenis-kamera\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-10-17T05:23:54+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-03-19T14:14:22+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/Photography-Ini-Tips-Dasar-Fotografi-Bawah-Air-untuk-Semua-Jenis-Kamera-696x445.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"696\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"445\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Siti\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Siti\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/halojasa.com\/blog\/blog\/2018\/10\/17\/ini-tips-dasar-fotografi-bawah-air-untuk-semua-jenis-kamera\/\",\"url\":\"https:\/\/halojasa.com\/blog\/blog\/2018\/10\/17\/ini-tips-dasar-fotografi-bawah-air-untuk-semua-jenis-kamera\/\",\"name\":\"Ini Tips Dasar Fotografi Bawah Air untuk Semua Jenis Kamera\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/halojasa.com\/blog\/#website\"},\"datePublished\":\"2018-10-17T05:23:54+00:00\",\"dateModified\":\"2024-03-19T14:14:22+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/halojasa.com\/blog\/#\/schema\/person\/313a83234ad496015bb69e28ef69d805\"},\"description\":\"Banyak fotografer pemula yang mengatakan jika hanya profesional saja yang bisa mencoba mengambil foto dengan sangat baik dibawah air.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/halojasa.com\/blog\/blog\/2018\/10\/17\/ini-tips-dasar-fotografi-bawah-air-untuk-semua-jenis-kamera\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/halojasa.com\/blog\/blog\/2018\/10\/17\/ini-tips-dasar-fotografi-bawah-air-untuk-semua-jenis-kamera\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/halojasa.com\/blog\/blog\/2018\/10\/17\/ini-tips-dasar-fotografi-bawah-air-untuk-semua-jenis-kamera\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/halojasa.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Ini Tips Dasar Fotografi Bawah Air untuk Semua Jenis Kamera\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/halojasa.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/halojasa.com\/blog\/\",\"name\":\"Blog\",\"description\":\"Halo Jasa Indonesia\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/halojasa.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/halojasa.com\/blog\/#\/schema\/person\/313a83234ad496015bb69e28ef69d805\",\"name\":\"Siti\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/halojasa.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b8fdb2ffd8877fefef3487bfbd9d00fc?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b8fdb2ffd8877fefef3487bfbd9d00fc?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Siti\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/halojasa.com\/\"],\"url\":\"https:\/\/halojasa.com\/blog\/blog\/author\/bloghasalojamin_siti\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Ini Tips Dasar Fotografi Bawah Air untuk Semua Jenis Kamera","description":"Banyak fotografer pemula yang mengatakan jika hanya profesional saja yang bisa mencoba mengambil foto dengan sangat baik dibawah air.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/halojasa.com\/blog\/blog\/2018\/10\/17\/ini-tips-dasar-fotografi-bawah-air-untuk-semua-jenis-kamera\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Ini Tips Dasar Fotografi Bawah Air untuk Semua Jenis Kamera","og_description":"Banyak fotografer pemula yang mengatakan jika hanya profesional saja yang bisa mencoba mengambil foto dengan sangat baik dibawah air.","og_url":"https:\/\/halojasa.com\/blog\/blog\/2018\/10\/17\/ini-tips-dasar-fotografi-bawah-air-untuk-semua-jenis-kamera\/","og_site_name":"Blog","article_published_time":"2018-10-17T05:23:54+00:00","article_modified_time":"2024-03-19T14:14:22+00:00","og_image":[{"width":696,"height":445,"url":"https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2017\/10\/Photography-Ini-Tips-Dasar-Fotografi-Bawah-Air-untuk-Semua-Jenis-Kamera-696x445.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Siti","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Siti","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/halojasa.com\/blog\/blog\/2018\/10\/17\/ini-tips-dasar-fotografi-bawah-air-untuk-semua-jenis-kamera\/","url":"https:\/\/halojasa.com\/blog\/blog\/2018\/10\/17\/ini-tips-dasar-fotografi-bawah-air-untuk-semua-jenis-kamera\/","name":"Ini Tips Dasar Fotografi Bawah Air untuk Semua Jenis Kamera","isPartOf":{"@id":"https:\/\/halojasa.com\/blog\/#website"},"datePublished":"2018-10-17T05:23:54+00:00","dateModified":"2024-03-19T14:14:22+00:00","author":{"@id":"https:\/\/halojasa.com\/blog\/#\/schema\/person\/313a83234ad496015bb69e28ef69d805"},"description":"Banyak fotografer pemula yang mengatakan jika hanya profesional saja yang bisa mencoba mengambil foto dengan sangat baik dibawah air.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/halojasa.com\/blog\/blog\/2018\/10\/17\/ini-tips-dasar-fotografi-bawah-air-untuk-semua-jenis-kamera\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/halojasa.com\/blog\/blog\/2018\/10\/17\/ini-tips-dasar-fotografi-bawah-air-untuk-semua-jenis-kamera\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/halojasa.com\/blog\/blog\/2018\/10\/17\/ini-tips-dasar-fotografi-bawah-air-untuk-semua-jenis-kamera\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/halojasa.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Ini Tips Dasar Fotografi Bawah Air untuk Semua Jenis Kamera"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/halojasa.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/halojasa.com\/blog\/","name":"Blog","description":"Halo Jasa Indonesia","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/halojasa.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/halojasa.com\/blog\/#\/schema\/person\/313a83234ad496015bb69e28ef69d805","name":"Siti","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/halojasa.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b8fdb2ffd8877fefef3487bfbd9d00fc?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b8fdb2ffd8877fefef3487bfbd9d00fc?s=96&d=mm&r=g","caption":"Siti"},"sameAs":["https:\/\/halojasa.com\/"],"url":"https:\/\/halojasa.com\/blog\/blog\/author\/bloghasalojamin_siti\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1013"}],"collection":[{"href":"https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1013"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1013\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1029,"href":"https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1013\/revisions\/1029"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1439"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1013"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1013"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/halojasa.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1013"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}