Perawatan Motor Pasca Mudik, Berikut Ini Tips yang Wajib Anda Perhatikan!

0
962
Perawatan Motor Pasca Mudik

Perawatan Motor Pasca Mudik – Kenaikan jumlah pemudik setiap tahunnya nyatanya selalu meningkat dan parahnya lagi hal tersebut diimbangi oleh pemerintah yang justru mengeluarkan kebijakan berupa mobil LCGC atau low Cost Green Car. Kendati demikian penggunaan mobil atau motor pribadi pun justru semakin meningkat setiap tahunnya sekalipun pemerintah telah mengeluarkan kebijakan berupa mudik bersama menggunakan kereta serta bis yang disediakan oleh Kementrian Perhubungan serta beberapa BUMN yang bekerjasama dalam program ini.

Terlepas dari hal tersebut, salah satu yang dianggap masih berbahaya hingga saat ini adalah pengguanaan motor untuk mudik atau perjalanan jauh. Namun sebenarnya mudik menggunkan motor ini terbilang cukup efektif untuk memangkas waktu perjalanan yang terbilang sering kali menghabiskan waktu. Namun alangkah lebih bijaknya lagi jika Anda yang mudik menggunakan motor pun harus melakukan sejumlah service, baik pasca maupun pra-mudik. Pengecekan baik pasca maupun pra-mudik dilakukan agar sepeda motor tetap dalam kondisi prima.

Nah,  artikel Kita kali ini akan membahas Tips Perawatan Motor Pasca Mudik, berikut adalah ulasan selengkapnya :

Cek kembali ke bengkel resmi

Salah satu hal yang wajib Anda perhatikan pertama kali adalah, service lah motor di bengkel resmi yang banyak tersebar di seluruh daerah dan kota di Indonesia. Kelebihan bengkel resmi sudah jelas menggunakan barang barang original serta teknisi yang jauh lebih terlatih dalam menangani kerusakan motor merek merek tertentu.

Dalam proses pengecekan pasca perjalanan jauh, yang harus Anda perhatikan adalah oli mesin, kampas rem, dan ban motor. Pelumas motor setidaknya harus diganti jika Anda sudah menempuh jarak 2.000 kilometer. Kemudian komponen yang tak kalah pentingnya yakni busi, busi sebagai pematik pada saat proses pembakaran harus terhindar dari kelembaban agar mesin motor tetap berjalan lancar. Jika Anda sudah menempuh jarak 12 ribu kelometer, sebaiknya busi motor Anda di ganti. Hal ini untuk menghindari motor macet secara tiba tiba.

Periksa oli samping Anda secara berkala

Motor yang digunakan untuk jarak tempuh berpuluh puluh kilo dapat menyebabkan oli samping motor Anda semakin mengering. Jika sudah seperti ini sangat berbahaya bagi mesin motor Anda. Umumnya mengganti oli samping dilakukan setiap jarak 2.000 kilometer. Namun jika motor Anda mengindikasikan suara suara berdecit, cobalah untuk membawanya ke bengkel apakah oli masih dalam keadaan normal atau justru dalam keadaan kritis karena tak pernah Anda cek kondisinya.

Manfaatkan fasilitas home service

Saat ini sudah ada banyak sekali fasilitas home service yang memberikan kemudahan Anda untuk tetap dapat dirumah sembari melakukan kegiatan lain dan motor Anda tetap dapat di service. Setelah perjalanan jauh tentunya tubuh akan merasa lelah dan ingin menghabiskan waktu seharian untuk beristirahat. Dengan memanfaatkan fasilitas home service layanan service kendaraan dapat dilakukan dirumah Anda dengan terlebih dahulu membuat booking satu hari sebelumnya.

Periksa tekanan angin dan kembang ban

Kontur jalanan yang berbeda beda sering kali membuat kondisi ban karet motor Kita berubah. Terlebih untuk perjalanan yang cukup jauh membuat alur pada ban Kita semakin lama semakin aus. Jika Anda cek secara kasat mata alur ban sudah mulai menipis sebaiknya Anda putuskan untuk mengganti dengan ban yang baru. Selain itu cek juga tekanan angin ban motor Anda, jangan sampai kekurangan. Umumnya ban sepeda motor memiliki tekanan 29 psi untuk ban depan, dan 33 psi untuk ban belakang yang dapat diukur menggunakan alat tekanan udara.

Sementara itu untuk angin ban Anda bisa menggunakan jenis gas Nitrogen yang kini telah banyak di tawarkan di beberapa SPBU SPBU besar di kota kota Besar seluruh Indonesia. Beberapa kelebihan dengan mengisi ban motor Anda dengan menggunakan Nitrogen adalah sebagai berikut :

  • Tekanan ban motor menjadi lebih tahan lama, Anda taj harus terlalu sering melakukan pengisian ulang.
  • Daya cakram ban menjadi lebih optimal karena grip yang lebih baik, sementara tekanan tak berkurang.
  • Menghemat BBM lantaran kondisi ban yang lebih ringan sehingga dapat meringankan kerja mesin
  • Meningkatkan keselamatan pengendara dikarena memiliki tekanan ban yang tepat dan stabil
  • Memperpanjang umur penggunaan ban lantaran tekanan yang tepat sehingga menjadikn ban habis secara merata
  • Tidak adanya oksidasi pada ban karet sehingga mampu memperpanjang umur elastisitas karet ban kendaraan.

Cek kondisi kaki-kaki

Selanjutnya yang harus Anda cek adalah kondisi kaki kaki. Jalanan yang dilewati sering kali memiliki kontur tak merata di beberapa rute mudik. Hal tersebut membuat kaki kaki pada speda motor harus mampu meredam dengan baik beban yang diberikan sepeda motor dan pengendara. Kaki kaki ini terdiri dari suspensi, lengan ayun atau swing arm, kampas dan piringan atau cakram rem. Pastikan semua komponen dalam kondisi sesuai standar keselamatan berkendara.

Cuci dan poles sepeda motor

Setelah menempuh perjalanan berkilo kilo meter tentunya motor akan banyak terkena debu  dan membuat bodi menjadi kusam serta kotor. Untuk membuat kondisi motor kembali mengkilat Anda dapat membawa motor ke tempat pencucian sepeda motor yang menyediakan fasilitas hidrolik untuk membersihkan bagian bagian motor yang terselip dan sulit untuk di jangkau. Kemudian minta lah motor Anda di poles agar motor kembali bersih dan mengkilap.

love
Senang
100%
haha
Terinspirasi
0%
wow
Netral
0%
sad
Sedih
0%
angry
Marah
0%