Kelebihan dan Kekurangan Memilih Motor Injeksi

0
1025
Kelebihan dan Kekurangan Memilih Motor Injeksi

Kelebihan dan Kekurangan Memilih Motor Injeksi – Menggunakan kendaraan sebagai salah satu sarana beraktifitas sehari hari terkadang membuat Kita harus mampu memilih jenis kendaraan yang cocok. Selain dilihata dari sisi kenyamanan, tentunya kemudahan dalam perawatan pun harus turut diperhatikan. Sebagai solusinya, Anda dapat menggunakan kendaraan dengan sistem injeksi. Sistem injeksi pada motor sendiri merupakan inovasi baru yang dikenalkan pada thuan 2000an.

Sistem injeksi ini ternyata mampu menyedot banyak peminat lantaran banyaknya promosi yang gencar menekankan pada keunggulan motor jenis satu ini yakni dari sisi efisiensi bahan bakar yang merupakan hal yang pertama kali diperhitungkand alam memilih kendaraan. Sistem injeksi sendiri adalah hasil pengembangan dari teknik pengabutan bahan bakar yang semula masih menggunakan karburator. Sistem pengabutan karburator dinilai kurang evisien lantaran banyak melakukan pembakaran bahan bakar dengan sia sia.

Dilihat dari sisi sistemnya, motor injeksi menggunakan sistem komputerisasi yang diterapkan dalam metode pengabutan. Sistem injeksi mampu menjadikan takaran campuran antara bahan bakar dan udara lebih sempurna dan presisi, sehingga lebih sesuai dengan tenaga yang dibutuhkan oleh sepeda motor.

Jika Kita bicara soal teknologi tentunya ada saja kekurangan kekurangan yang menyertainya sekalipun terobosan baru tersebut cukup memberikan banyak manfaat. Nah, artikel Kita kali ini akan membahas beberapa poin penting yang perlu Anda ketahui terkait kekurangan serta kelebihan motor dengan sistem injeksi.

Keunggulan Sistem Injeksi pada Sepeda Motor

  • Salah satu kelebihan motor injeksi yakni tingkat efisiensi bahan bakar yang cukup tinggi. Hal tersebut dikarenakan takaran campuran antara bahan bakar dengan dara diatur oleh sensor yang dikontrol oleh sistem elektronik semi komputer.
  • Penggunaan sistem injeksi mempermudah pengguna dalam perawatan. Anda cukup menyemprotkan injection cleaner tanpa perlu melakukan bongkar pasang layaknya mesin karburator konvensional.
  • Sistem mesin injeksi mampu menekan emisi gas buang sehingga lebih ramah lingkungan.
  • Selain menyemprotkan injection cleaner, sistem dalam injeksi memang dibuat dengan konsep bebas perawatan dalam arti Anda tak perlu terlalu sering melakukan perawatan dengan membongkar block mesin. Oleh karenanya servis mesin motor injeksi pun tergolong cepat dan sederhana.
  • Motor dengan sistem mesin injeksi memberikan kemudahan bagi pemiliknya lantaran tak terpengaruh oleh suhu udara serta cuaca.
  • Selain sistem perawatannya yang mudah, sistem motor injeksi juga memberikan kemudahan pada waktu servis kendaraan. Lain halnya untuk motor dengan sistem karburator yang memerlukan pengaturan AFR. Perubahan pengaturan tersebut dikarenakan adanya getaran yang diperoleh dari mesin, selain itu kualitas karburator pun semakin lama akan semakin menurun.

Pengolahan AFR pada sistem motor injeksi sepenuhnya diatur oleh Electronic Control Module atau ECM. ECM sendiri memiliki setelan serta konfigurasi yang cukup paten dimana hanya bisa dirubah dengan menggunakan software tertentumenggunakn komputer. Hal tersebut bertujuan untuk menjaga agar konfigurasi yang sebelumnya menggunakan karburator sering kali berubah ubah.

Kekurangan Sistem Injeksi pada Sepeda Motor

  • Sebagai slah satu trobosan baru dalam sistem mesin motor, terkadang tak semua bengkel mampu menangani motor dengan sistem injeksi. Hal tersebut dikarenakan belum semua bengkel memiliki alat khusus untuk memerika mesin injeksi yang banyak memiliki sensor elektronik. Keterbatasan tersebut lah yang terkadang jika motor jenis injeksi sudah rusak dari sistem sirkuit elektroniknya memakan biaya cukup mahal. Selain itu sumberdaya manusia yang menangani jenis motor injeksi pun harus yang sudah paham. Salah salah dalam menservis bukannya motor menjadi benar justru krusakan bisa merembet ke komponen lainnya.
  • Jika dilihat dari sisi spareparts, motor dengan sistem injeksi relatif lebih mahal jika dibandingkan dengan sistem karburator. Utamanya pada jenis jenis motor matic injeksi, selain harga spareparts yang cukup majal, komponen sistem injeksi pada sepeda motor pun memerlukan alternator alias alat pembangkit listrik dengan daya yang cukup tinggi. Daya alternator motor injeksi tentunya lebih tinggi dibandingkan motor dengan sistem karburator konvensional. Hal tersebut di karenakan banyaknya komponen komponen elektronik yang membutuhkan supply daya.
  • Seperti telah Kita singgung di atas, sistem motor injeksi memiliki sistem elektronik yang cukup kompleks, hal ini cukup membuat sistem injeksi sensitif terhadap masalah kelistrikan. Jika terjadi kabel putus atau korosi saja pada satu tempat, hal tersebut akan mengakibatkan terganggunya kinerja motor dan berpengaruh pada sistem sistem yang lain.
  • Dikarenakan komponen didalam sistem injeksi yang memerlukan supply energi listrik cukup banyak, berikanlah perhatian ekstra pada perwatan aki motor. Hal tersebut untuk menjaga kondisi aki agar tetap optimal dalam memberikan supply arus listrik. Dapat dipastikan jika aki motor Anda bermasalah motor pun akan macet atau bahkan tak bisa menyala sama sekali.
  • Selanjutnya, kekurangan dari sistem injeksi adalah sulitnya untuk dimodifikasi. Saat Anda melakukan modifikasi sistem motor Anda harus menyetel ulang sistem ECM yang cukup rumit atau bahkan mengganti ECM dengan menggunakan modul baru untuk mesin yang dimodifikasi. Yang perlu Anda ketahui, untuk merubah modul ECM harganya pun tergolong cukup mahal.

Sebagai kesimpulan bahwa motor dengan menggunakan mesin bersistem injeksi akan sangat mudah dalam perawatan dan memiliki kelebihan yaitu dari sisi efisiensi bahan bakar dan hasil tenaga yang lebih besar. Namun disisi lain tetap memiliki kekurangan dari biaya spare part yang mahal serta rawan terhadap resiko kerusakan alat elektroniknya yang tergolong masih sangat jarang ditemukan di toko onderdil biasa.

love
Senang
0%
haha
Terinspirasi
40%
wow
Netral
60%
sad
Sedih
0%
angry
Marah
0%